BANTUL- Sebanyak 200 petembak ikut ambil bagian dalam Kejuaran Menembak Kapolda DIJ CUP 2018 di Mako Brimob Gondowulung Sabtu- Minggu (28-29/7). Selain dari anggota TNI/Polri, kejuaraan ini juga diikuti peserta umum.

Kapolda DIJ Brigjen Polisi Ahmad Dofiri menuturkan, kejuaraan ini dalam rangka rangkaian HUT ke-72 Bhayangkara. Tujuannya untuk menjaga kekompakan antarkesatuan khususnya dari TNI dan Polri. “Kegiatan akan menjadi agenda rutin ,’’ kata kapolda.

Perlombaan ini diperuntukan International Practical Shooting Confederation (IPSC) Level I. Artinya peserta yang ikut telah terdaftar dan tersertifikasi. Adapula peserta non IPSC, yakni yang memiliki keahlian menembak namun belum tersertifikasi.

Penyelenggaraan IPSC Level I kali ini diklaim terbesar. Parameternya adalah peserta yang datang dari berbagai wilayah. Selain IPSC dan non IPSC adapula kategori menembak untuk airsoftgun. Dalam kelas ini, beberapa komunitas airsoftgun turut andil meramaikan.

“Peserta IPSC level I terbesar, baisanya level ini sifatnya cenderung local regional atau provinsi saja. Lalu ada level II Nasional, level III internasional dan level IV dunia,”jelas Seksi Acara Perlombaan Menembak Kapolda CUP Denizar Rahman.

Perlombaan terbagi dalam berbagai kategori. Untuk kategori non IPSC meliputi tembak cepat pistol dan revolver. Sementara untuk tembak cepat IPSC meliputi jenis production, standar dan jenis open atau modifikasi. “Adapula kelas khusus bagi personel TNI POLRI. Hadiahnya berupa pistol produksi Pindad jenis G2 Elite,” ujarnya. (dwi/din/mg1)