PURWOREJO – Minimnya keberadaan taman dari arah Jogjakarta menuju dalam Kota Purworejo mengundang perhatian Ketua DPRD Purworejo Luhur Pambudi Mulyono. Diperlukan taman apik sebagai salah satu pemandangan yang bisa ditemui sebelum masuk kota.

Ditempatkan lebih rendah dari sebelumnya, patung durian dan kambing di kawasan Krendetan, tepatnya di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, saat ini posisinya kurang menguntungkan. Pernah jadi penanda karena jelas terlihat, kini patung itu ditempatkan lebih redah dan tidak tampak dari jalan.

Luhur Pambudi menilai pertigaan Pendowo di Desa Bragolan, Kecamatan Purwodadi, bisa menjadi alternatif pembangunan taman. Luasnya lahan yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung wacana itu.

Saat ini, di lokasi tersebut hanya digunakan sebagai pos polisi serta warung PKL malam dan menunggu bus malam yang melewati tempat itu. Dengan posisi yang rata, kawasan tersebut merupakan pertigaan ke arah Jogjakarta dan ke Pantai Jatimalang dari arah Purworejo.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Agung Wibowo mengaku mengapresiasi usulan dari Ketua DPRD Purworejo itu. Dia melihat jika di lokasi tersebut memang cukup layak dibangun taman. “Hanya dipertegas dulu kepemilihan lahan itu. Untuk saat ini kami tengah fokus pada peningkatan taman yang ada di Bagelen,” kata Agung. (udi/laz/mg1)