PURWOREJO – Lima bulan pasca beroperasinya Pasar Baledono, ternyata hingga akhir Juli ini belum semuanya masuk ke dalam. Tercatat ada 158 dari total 2.051 pedagang yang memiliki hak belum mengambil surat izin penempatan ke dinas.

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DinKUKMP) Purworejo siap melakukan lelang atas los dan kios yang menjadi hak pedagang ke orang lain jika tidak ada pemberitahuan lagi. Toleransi waktu tetap diberikan dan pemkab tidak akan mengalihtangankan atas hak los/kios yang dimiliki.

“Langkah-langkah penataan pedagang terus kami lakukan. Sampai saat ini belum semuanya masuk, ada sekitar 20 persen dari total pedagang yang ada,” kata Kepala DinKUKMP Purworejo Gandi Budi Supriyanto Minggu (29/7).

Dikatakan, pihaknya telah melayangkan surat peringatan kepada pemilik kios/los untuk segera menempati yang menjadi haknya. Andaikan belum bisa masuk karena permasalahan lain, dirinya berharap pedagang memberitahukan ke dinas.

“Kami melakukan pendataan saja, apakah los/kios itu akan ditempati atau tidak. Jika tidak ada kabarnya, tempat tersebut bisa dilelang ke orang lain. Namun jika memberitahukan, kami tidak akan melelang,” jelas Gandi.

Dikatakan, pihaknya menargetkan dalam tahun ini semua los dan kios sudah penuh dengan pedagang. Dengan demikian keramaian di Pasar Baledono bisa terselenggara. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan diadakan kegiatan pancingan agar gairah masyarakat mendatatangi dan berbelanja di Baledono kian meningkat.

“Memang ada wacana membuat kegiatan pancingan ke masyarakat yang sudah disiapkan pedagang. Beberapa hal lain juga tengah didiskusikan dengan OPD terkait,” jelas Gandi.

Gandi mengakui pedagang telah melakukan komunikasi ke pihaknya maupun ke DPRD Kabupaten Purworejo. Keluhan dari pedagang ditampung dan dibicarakan dengan berbagai pihak yang berkepentingan.

“Pedagang menyampaikan keinginan seperti adanya rekayasa lalulintas agar angkutan bisa lewat pasar, penataan parkir dan beberapa lainnya. Harapan kami semua bisa tertangani dan keinginan di akhir tahun semuanya bisa maksimal berjalan sesuai rencana,” tegas Gandi. (udi/laz/fn)