JOGJA – Dengan berakhirnya masa kepengurusan DPD Ikadin Yogyakarta periode 2014-2018 ini, maka diadakan Musyawarah Daerah (Musda) yang diadakan di Hotel Dafam Rohan, Sabtu (28/7).

Dalam memilih ketua baru dan pembaruan struktur kepengurusan periode 2018-2022, musda ini dihadiri Sektretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat IKADIN M. Rasyid Ridho, SH, MH dan anggota Dewan Kehormatan Ramdlon Naning, SH, MSi, MH. Hasil Musda Ikadin Yogyakarta menetapkan Moelyadi, SH, MH, CLA sebagai ketua terpilih periode 2018-2022.

Dalam Musda juga diadakan dialog dengan tema “Meningkatkan Profesionalisme Moral, Integritas Advokat, serta Komitmen Anggota Ikadin”. Dijelaskan oleh Moelyadi, Negara Republik Indonesia merupakan Negara Hukum yang berlandaskan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sehingga dalam tatanan berkehidupan berbangsa dan bernegara senantiasa menjunjung tinggi hukum yang berlaku di Indonesia.

Selain itu juga, kemajemukan masyarakat Indonesia dengan perbedaan yang beragam baik dari suku bangsa, agama, kepercayaan, dan kepentingan menjadikan Negara Indonesia kaya akan khazanah berkehidupan sosial.
Ikadin, lanjutnya, adalah organisasi profesional dan perjuangan yang independen dan bertanggung jawab untuk dan melaksanakan misi mulia advokat. Juga untuk berpartisipasi dalam mengembangkan negara hukum Republik Indonesia serta untuk mengembangkan profesi para pendukung dengan integritas dan profesionalitas.

Perjuangan Ikadin yang berdasarkan semboyan “Fiat Justitia, Coastal Art” (Hendaklah Keadilan ditegakkan, Sekalipun Langit akan Runtuh) memiliki kewajiban dan tanggung jawab sosial untuk membawa peran sebagai pelopor bagi pengembangan dan penegakan hukum sesuai dengan arah dan tujuan pengembangan hukum nasional.

Dengan terpilihnya ketua dan kepengurusan yang baru, maka ke depannya setiap anggota DPD Ikadin Yogyakarta berkomitmen penuh menjunjung tinggi semangat profesialisme dalam penegakkan hokum berdasarkan moral dan integritas. (*/ila/fn)