SLEMAN-Potensi tingginya industri pariwisata di Jogjakarta, termasuk di Kabupaten Sleman memberikan peluang bagi tumbuhnya perhotelan dan apartemen. Bahkan, Minat untuk mengembangkan bisnis ini ternyata masih tinggi. Buktinya, masih banyak pengembang yang melebarkan sayap bisnis ini di Jogjakarta.

Satu lagi yang bakal meramaikan bisnis ini adalah Gemajiwo Yogyakarta Hotel & Residence. Peletakan batu pertama pembangunannya dilakukan Jumat (27/7). Gemajiwo Yogyakarta Hotel & Residence menempati lahan di Jalan Kaliwaru Raya No 99, Condongcatur, Sleman, seluas 10.000 meter persegi. Gemajiwo Yogyakarta Hotel & Residence akan mengambil kelas hotel bintang tiga dan ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2020.

“Kami optimistis bisnis ini akan tetap berkembang pesat,’’ kata CEO Mahkota Jiwani Sejahtera Eko Sudarsono, selaku pengembang proyek ini. Menurut Eko, potensi besar kota ini akan diperoleh dengan adanya faktor pariwisata dan pendidikan. Terlebih bandara baru berlevel internasional, yakni New Yogyakarta International Airport (NYIA) segera dibangun. Diharapkan angka kunjungan ke Jogjakarta juga semakin tinggi.

Menurut Eko, pemilihan nama Gemajiwo juga bukan tanpa alasan. Nama Gemajiwo, berbeda dengan hotel-hotel pada umumnya di Yogyakarta. ”Gemajiwo menurut kami sangat Jogja banget, tetapi tetap memiliki kesan modern. Alasannya, kami ingin melekat dengan nama dan kultur Yogyakarta-nya,” paparnya.

Dibandingkan dengan yang lain, hotel ini menawarkan beberapa keunggulan. Di antaranya open public space sebesar 40 persen dari keseluruhan luas lahan. Selain itu, kolam renang semi olympic, dan konsep hotel dibuat alami. ”Jadi, jika menginginkan menggelar acara pesta yang alami, nuansanya sudah kami siapkan,’’ tambahnya.

Head Coordinator Gemajiwo Yogyakarta Adibuana Siregar menambahkan, Gemajiwo Yogyakarta bakal menjadi hotel pertama kali di Yogyakarta yang memakai Sertifikat Kepemilikian Bangunan Gedung (SKBG). Sedangkan untuk merangkul potensi masyarakat desa setempat, pihak manajemen akan menyerahkan CSR sepenuhnya kepada masyarakat setempat. Masyarakat sekitar bisa memasok kebutuhan hotel serta produk makanan. “Ini dalam rangka pemberdayaan masyarakat sekitar,’’ tegasnya.

Camat Depok Abubakar berharap kehadiran Gemajiwo ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dampak itu bisa dilakukan dengan melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar. Dia juga berharap kehadiran proyek ini ikut memberi solusi dan meramaikan industri pariwisata. (din/fn)