PURWOREJO – Romansa Kuliner Purworejo (RKP) akan terbangun utuh di akhir Oktober ini. Pembangunan tahap kedua ini memaksa pedagang yang sudah ada harus ikhlas berhadapan dengan pekerja yang terlibat.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Din KUKMP) Purworejo Gandi Budi Supriyanto mengungkapkan, pembangunan tahap kedua telah dimulai dan dimungkinkan membawa dampak bagi para pelaku usaha di RKP. Hal ini tidak terlalu menjadi masalah karena sebelum dilakukan penataan tahap kedua, seluruh pedagang telah dipertemukan oleh pihaknya serta unsur Kodim 0708/Purworejo.

“Sebelum memulai pekerjaan tahap kedua kami sudah koordinasikan dengan seluruh pedagang, karena jelas proses itu akan sedikit mengganggu. Hal ini diakibatkan jenis pekerjaan sebagian besar berada di lokasi yang selama ini digunakan untuk parkir,” jelas Gandi Supriyanto saat ditemui di kantornya, Jumat (27/7).

Ia menjelaskan, pembangunan tahap kedua ini fokus pada pengerjaan sarana pendukung berupa taman. Selain itu juga dibangun rumah toko atau ruko sebanyak 10 bangunan. Bangunan ada dua jenis yang berbeda ukurannya. “Enam ruko berukuran 6×6 meter dan empat ruko berukuran 6×3 meter, letaknya menghadap ke arah Jalan Urip Sumoharjo,” ujar Gandi.

Diakui dalam penataan kali ini memang akan memakan areal parkir cukup banyak. Tercatat setelah jadi nanti hanya sekitar 22 mobil saja yang bisa berada di lahan tersebut, sementara yang lain akan disediakan pihak Kodim dan memanfaatkan lahan di depan rumah dinas.

Lebih jauh Gandi menyampaikan, pembangunan tahap kedua ini juga akan menambah adanya payung peneduh tempat duduk dan ditempatkan di depan ruko yang menghadap ke barat. Hal ini untuk menjawab keluhan para pedagang yang menilai di sisi itu selama ini terasnya terlalu sempit.

“Rencana dulu memang di bangunan timur menghadap barat itu untuk makanan ringan, di mana masyarakat tidak perlu duduk berlama-lama. Namun sesuai perkembangan waktu, kebutuhannya berubah dan kami sesuaikan,” tambahnya.

Soal taman-taman yang akan ada di lokasi itu, Gandi memaparkan nantinya akan meningkatkan kenyamanan di RKP. Sebuah patung Pangeran Diponegoro naik kuda yang dibuat mirip dengan patung Diponegoro di Makodam IV/Diponegoro akan menjadi ikon khusus kawasan tersebut.

“Kami mohon dukungan semua pihak, sehingga pembangunannya lancar dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Purworejo. RKP ini akan mendukung keberadaan Alun-Alun Purworejo,” katanya. (udi/laz/fn)