BANTUL – Hingga akhir putaran pertama Liga 1 PS Tira belum menunjukkan hasil memuaskan. Bahkan, the Young Warriors -julukan PS Tira harus berkutat di zona degradasi.

Melihat hasil tersebut, pelatih PS Tira Nil Maizar menyoroti kualitas pemain asing yang terdapat diskuadnya. Dia menilai, kaurtet pemain asing yang dimiliki PS Tira belum optimal. Praktis, PS Tira hanya mengandalkan pada mesin gol Aleksander Rakic, yang kini mengemas 10 gol.

Koleksi gol yang diciptakan Rakic, membuat pemain Serbia tersebut masuk ke dalam daftar pencetak gol terbanyak bersaing dengan Fernando Rodriguez (Mitra Kukar) dan Ezechiel Ndouasel (Persib) dengan torehan 13 gol.

Dengan kondisi ini, mau tidak mau tim ini harus bekerja keras agar tetap dalam posisi aman berada di level Liga 1 msuim depan. Alexandar Rakic, Mariano Berriex, Gustavo Lopez dan Kim Sang Min dinilai belum mampu mengangkat tim.

Meski demikian, Nil Maizar menilai positif keberadaan empat pemain asing ini. Menurutnya banyak hal yang perlu dipertajam pada permainan tim yang baru ditanganinya tiga pertandingan ini.

“Permainan mereka (pemain asing) sudah bagus, namun perlu dimaksimalkan lagi,” kata Nil Maizar Jumat (27/7).

Sementara itu Kim Sang Min masih menjadi sorotan karena lini pertahanan PS Tira dinilai masih cukup rapuh.
Dengan banyaknya gol yang bersarang di gawang PS Tira, menjadi catatan bagi pelatih untuk memperbaiki lini belakang tim.

Menurut dia, sektor belakang butuh perbaikan. Sedangkan manejemen belum mengambil opsi, apakah nantinya akan melakukan perombakan dilini tersebut.

“Saya harap ada progres positif di pertandingan selanjutnya. Yang jelas, peforma tim butuh ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Sementara, peran dua Argentina, Lopez dan Berriex di lini tengah relatif bagus. Namun hanya Berriex yang rutin merumput, sedangkan Lopez beberapa kali bahkan harus absen dan menjalani latihan khusus pasca lebaran lalu.

Lopez pun sangat jarang bermain full sejak awal bergabung dengan PS Tira. Di bawah pengawasan pelatih sebelumnya, Rudy Eka Priyambada, hanya bermain satu babak. “Tentunya kami evaluasi semuanya. Tidak hanya pemain asing, pemain lokal kita pun akan kita evaluasi. Tapi dalam pandangan pribadi saya perlu ada perubahan,” jelasnya. (bhn/fn)