DERBY panas PSIM vs PSS di Stadiun Sultan Agung (SSA), Bantul juga menjadi tugas bagi Polresta Jogja. Meski lokasi pertandingan berada di Bantul, namun tetap ada penjagaan di wilayah-wilayah yang dilewati oleh suporter. Khususnya rute keberangkatan dan kepulang tim suporter yang melalui Jogja.

Wakapolresta Jogja AKBP Ardiyan Mustakim mengakui tetap ada pengamanan. Hanya, fokus pengamanan sifatnya back-up di sepanjang wilayah perlintasan suporter. Terlebih lokasi pertandingan merupakan wewenang Polres Bantul.

”Pertandingan di Bantul, sehingga kami mengamankan sesuai porsi kami. Khususnya saat keberangkatan dan kepulangan tim suporter yang melalui wilayah Jogja,” jelasnya ditemui di Mapolresta Jogja, Kamis (26/7).

Jajarannya juga melakukan sejumlah pengawalan ke beberapa tim supporter. Setidaknya dalam pengamanan kali ini, Polresta Jogja menyiagakan 200 personel gabungan. Jumlah personel ini masih ditambah dari jajaran setiap Polsek di Kota Jogja.

Pengamanan juga terfokus di sejumlah wilayah perbatasan Jogja-Bantul. Terkait tindakan tegas sifatnya evaluatif. Tidak menutup kemungkinan apabila supporter bertingkah anarkistis. Termasuk jika ada temuan senjata tajam maupun minuman keras.

”Sudah rembukan dengan Kapolda DIJ dan sepakat, sangat disayangkan jika ternyata masih ribut lagi. Kalau memang terbukti bawa sajam atau miras ya kami tangkap. Ditindak sesuai jenis pelanggarannya,” ujarnya.

Dari pantauan Radar Jogja, dalam mengantisipasi terjadinya bentrokan antarsuporter, sejumlah polisi memang berjaga di jalan menuju Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. Dari hasil pantauan terdapat tiga lokasi yang rawan terjadi bentrokan antarkedua suporter dari tim PSIM dan PSS.

Titik yang dijaga antara lain Terminal Giwangan, Jalan Imogiri Barat, dan Jalan Sultan Agung sampai SSA.

Warga pun berharap agar pertandingan ke dua tim tersebut tidak dibumbui oleh gesekan antarsuporter. ”Tadi di sini sudah terjadi bentrokan, makanya dijaga oleh polisi, terus jalan Imogiri Barat juga sempat ditutup,” tutur tukang ojek pangkalan di sekitar Terminal Giwangan Waldido. (dwi/mg3/ila/fn)