MAGELANG-Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemkot Magelang kembali menyelenggarakan kompetisi robot. Kali ini, tema yang diangkat adalah Robot Soccer Competition untuk siswa SMP dan sederajat digelar di Borobudur Golf International and Country Club.”Kegiatan ini kami gelar dua tahun sekali dengan tema yang berbeda-beda,’’ kata Kepala Balitbang Pemkot Magelang Arif Barata Sakti Rabu (25/7).

Panitia kembali melibatkan IST Akprind Jogjakarta. Alasannya, mereka dianggap lebih menguasai bidang robotik. Salah satu buktinya dengan prestasi, pernah menjadi juara dalam lomba tobot di Jepang. Dalam kompetisi, peserta menjalani sejumlah tahapan penilaian, mulai dari perform robot, head to head antara robot, kerja sama tim, hingga inovasi tim.

Setelah kompetisi ini, pemenang akan kami ikutkan dalam lomba atau even serupa tingkat regional di Jogja,” tuturnya.

Kompetsi diikuti 50 tim dari 18 SMP negeri dan swasta di Kota Magelang. Artinya, ada satu sekolah yang mengirimkan lebih dari satu tim. Seperti yang dilakukan SMP Luar Biasa (LB) B Yayasan Penyantunan dan Pendidikan Anak Luar Biasa (YPPALB) Kota Magelang. Mereka mengirimkan dua tim.”Mereka sangat antusias dan senang bisa ikut kompetisi ini. Karena punya kesempatan yang sama dengan pelajar lainnya,” kata pendamping SMPLB YPPALB Budi Susilo.

Menurut Budi, para siswa telah merakit dua robot soccer sejak tiga bulan yang lalu. Dia optimistis robot buatan siswa SMPLB bisa menjadi pemenang. “Robot mereka tidak kalah dengan robot siswa sekolah lain,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mengatakan, kompetisi ini diharapkan dapat membuat para generasi muda berpikir positif dan mengembangkan inovasi sejak dini. Mengingat perkembangan kegiatan robotik di lingkungan sekolah SMP di Kota Magelang sudah sangat luar biasa, yang dibuktikan dengan banyaknya peserta dalam kompetisi ini.

”Kota Magelang berani mengawali dengan peserta SMP, tujuannya untuk mengajari pelajar sejak dini agar melek teknologi,” tandas Windarti. (dem/din/fn)