PURWOREJO-Sebanyak 50 klub layang-layang akan menyemarakkan festival layang-layang Purworejo Kite Festival 2018 di Pantai Ketawang Kecamatan Grabag, Sabtu-Minggu (28-29/7) mendatang. Selain klub dari Tanah Air, kegiatan ini juga diikuti sejumlah klub layang-layang dari beberapa negara.”Yakni Malaysia, Thailand, India, Swedia, Jepang, dan Polandia,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Agung Wibowo, Rabu (25/7).

Selama ini, kegiatan tahunan ini selalu dihelat di Pantai Jatimalang. Namun untuk tahun ini sengaja dialihkan. Karena Purworejo juga memiliki pantai yang cukup panjang dan bisa digunakan untuk menggelar kegiatan bergengsi ini.
Dalam kegiatan ini, panitia tidak sekadar mempertontonkan layang-layang ke udara semata, tetapi juga ada beberapa kegiatan pendukung lain yang bis dinikmati oleh masyarakat.”Kami juga telah menyiapkan homestay yang bisa disewa masyarakat selama menikmati kegiatan ini,’’ jelasnya.

Bupati Purworejo Agus Bastian akan membuka langsung kegiatan tersebut. Rencananya dia akan menerbangkan layang-layang hasil kreasi siswa sekolah dasar (SD) yang mengikuti kegiatan workshop pembuatan layang-layang. Rencananya ada sekitar 100 peserta yang akan mengikuti workshop untuk menggali ilmu tentang pembuatan layang-layang yang apik dan menarik. “Sebagai pembuka nantinya juga ada tarian kolosal dari siswa SMKN 4 Purworejo sebanyak 100 siswa,” katanya.

Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jayakatwang Desa Ketawangrejo Pungkas Suwarto atau Ipung mengaku jika pihaknya berusaha memberikan yang terbaik bagi para peserta dan masyarakat. Ditunjuk sebagai tuan rumah membuat pokdarwis berusaha maksimal menyajikan layanan yang terbaik.”Kami tidak ingin mengecewakan semuanya dan berharap pengunjung itu suatu saat akan kembali mengunjungi Ketawangrejo,” kata Ipung. (udi/din/fn)