SLEMAN – Untuk menjawab kebutuhan dunia teknologi yang semakin maju dan berkembang, Universitas Amikom Jogjakarta membekali mahasiswa Jurusan Sistem Informasi dengan ilmu berbasis pengembangan aplikasi.

“Kami fokuskan pada pengembangan aplikasi yang sesuai dengan konsentrasi mahasiswa yaitu i-commerce, multimedia, dan sistem informasi akuntansi,” jelas Kaprodi S1 Sistem Informasi (SI) Universitas Amikom Krisnawati saat ditemui Radar Kampus di kantornya,Rabu (25/7).

Menurutnya, mahasiswa harus mempunyai produk inovasi dari aplikasi yang dibuat selama kuliah di Amikom. Disebutkan, ada tiga tahapan dalam membangun aplikasi terkait, yaitu analisis, perancangan, dan implementasi.
“Dari semester empat sudah diarahkan ke aplikasi yang akan dibuat. Di semester 5 sudah ada projek aplikasi sesuai konsentrasi yang kemudian dilanjutkan sebagai bahan penelitian skripsi,” ungkap Krisna.

Lebih lanjut Krisna menjelaskan, produk aplikasi hasil rancangan mahasiswa ini harus bisa dimanfaatkan di kehidupan sehari-hari dan sesuai dengan objek pemanfaatannya. Seperti aplikasi sistem informasi rumah sakit, sistem informasi penjualan, manufaktur, aplikasi multimedia berbasis web, dan sebagainya.

Dengan fokus ke pengembangan aplikasi tersebut, menurut Krisna, lulusan akan membantu meningkatkan kinerja di sejumlah perusahaan atau kantor yang bergerak di bidang terkait. Lulusan SI Amikom juga dibekali ilmu entrepreneur bidang IT.

“Lulusan kami tidak hanya bekerja, tapi juga berwirausaha. Sebanyak 24 persen lulusan memilih berwirausaha, sisanya bekerja di bidang IT. Ke depan akan kami tingkatkan jumlah wirausahawan muda lulusan kami,” paparnya.
Masa tunggu kerja pun terbilang sangat singkat, hanya sekitar 2,8 bulan sudah diterima di perusahaan-perusahaan swasta. Beberapa di antaranya juga sudah bekerja sebelum lulus sebagai sarjana.

Dalam praktiknya, mahasiswa Sistem Informasi didukung 17 laboratorium aplikasi untuk meningkatkan kemampuan membuat aplikasi. Seperti laboratorium aplikasi, pemrograman, multimedia, dan lain-pain.
Tidak heran jika setiap tahunnya jurusan ini diserbu calon-calon mahasiswa baru. Dari 400 kursi yang tersedia setiap tahunnya, jumlah pendaftar bisa melebihi kuota, minimal lebih dari 500 orang.

Sejumlah mahasiswa Sistem Informasi Amikom juga berhasil mencetak beberapa prestasi, seperti nomine meja touchscreen di ajang tingkat internasional di Australia. Kemudian juara tiga Gablind di Hongkong Bronze Asia SMAR APP Award pada 2017, dan Btouch Nomine The Use of ICTs in Education for Disadvantaged Group UNESCO 2017. (ita/laz/fn)