JOGJA – Mahasiswa Institut Sains & Teknologi (IST) Akprind Jogjakarta kembali menunjukkan prestasinya. Kali ini Agus Eko Winarso dan Arif Wahyudi dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Aeromodeling meraih juara pertama Aeromodelling STTA Aero Competition di Lanud Gading, Gunungkidul, 5-8 Juli lalu.

Agus Eko Winarso, mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2014 menjadi yang terbaik di kelas OHLG (Outdoor Hand Launched Glider) atau sering disebut Chuck Gilder, yaitu pesawat diterbangkan dengan tangan untuk mendapat ketinggian. Selanjutnya pesawat akan meluncur dan menggunakan aerodinamika untuk bertahan di angkasa.

Sementara Arif Wahyudi yang juga mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2016 merebut dua medali sekaligus. Ia menjadi juara 1 kelas F1H putra umum, dan menjadi juara 2 kelas F1A.

Rektor IST Akprind Dr Ir Amir Hamzah MT bersama Wakil Rektor I Drs Yudi setyawan MS, MSc dan Wakil Rektor II Muhammad Sholeh ST, MT saat menerima para pemenang mengaku bangga dengan prestasi yang diraih UKM Aeromodeling. Ia berharap ada konsistensi dari mahasiswa untuk selalu berkarya di luar bidang akademik.

“Raihlah prestasi tanpa harus melupakan tugas pokoknya untuk kuliah. Selain itu, kaderisasi anggota juga penting untuk keberlangsungan meraih prestasi selanjutnya,” kata Amir.

Pembina UKM Aeromodelling Ir Khairul Muhajir MT mengatakan, UKM Aeromodeling merupakan UKM baru dan sebelumnya unit ini di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Mesin. “Anggota UKM aeromodeling bukan hanya berasal dari jurusan teknik mesin saja, namun juga dari jurusan lain yang ada di IST Akprind,” ujarnya.

Ditambahkan, aeromodeling merupakan kegiatan perancangan, pembuatan dan penerbangan pesawat model yang lebih berat dari udara (heavier than air). Di mana gaya-gaya angkat yang diperoleh dari permukaan sayap berukuran tertentu dengan atau tanpa motor, dan tidak dapat mengangkut manusia.

Selain itu, aeromodelling adalah permainan yang menggunakan peralatan canggih berteknologi tinggi. Pemain (aeromodeller) harus menguasai ilmu penerbangan dan memiliki motorik baik, serta latihan secara intensif. (*/laz/fn)