MUNGKID – Untuk kelima kalinya Pemkab Magelang mendapatkan penghargaan saat peringatan Hari Anak Nasional 2018 yang jatuh tiap 23 Juli. Yakni penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri PPPA Yohana Yembise kepada Bupati Magelang Zaenal Arifin di Dyandra Convention Center, Surabaya, Senin (23/7) malam.

“Ini merupakan reward dari pemerintah pusat (Kemen PPPA) untuk komitmen pemkab, partisipasi masyarakat, dunia usaha dan media dalam pemenuhan hak anak,” kata Bupati Zaenal Arifin Selasa (25/7).

Bagi Kabupaten Magelang, ini merupakan penghargaan kelima sejak 2012, di mana pada 2012 dan 2014 mendapat kategori Pratama. “Lalu sejak 2015, 2016 dan 2017 berturut-turut mendapat penghargaan kategori Madya ini,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Retno Indriastuti menyebutkan, faktor penilaian Kabupaten Layak Anak meliputi 24 indikator dari lima klaster. Yakni klaster hak sipil kebebasan; Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; Kesehatan dasar & kesejahteraan; Pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta Perlindungan khusus.

“Setelah mendapatkan penghargaan ini, kami akan mempercepat pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak di Kabupaten Magelang dengan cara penguatan Gugus Tugas kabupaten, kecamatan dan desa,” jelasnya.

Selain itu, Retno juga memaparkan pencapaian hasil kegiatan klaster-klaster KLA sesuai Perda Nomor 20 Tahun 2016 tentang KLA, meningkatkan peran dan dukungan dunia usaha yang tergabung dlm Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Magelang, serta meningkatkan peran dan dukungan media.

“Kami harap program ini juga dapat mendukung terwujudnya Smart City Kabupaten Magelang dan Indonesia Layak Anak tahun 2030,” tegasnya. (dem/laz/fn)