SLEMAN – Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIJ kembali menggelar bedah buku. Kali ini berlangsung di Desa Sendangmulyo, Minggir, Sleman kemarin. Tajuk acara tersebut, Kiat Sukses Budidaya Ikan Lele.

Anggota Komisi D DPRD DIJ Kuswanto mengatakan Sendangmulyo merupakan areal pertanian subur. Namun sektor perikanan belum diperhatikan. “Saya prihatin terhadap kondisi perikanan di sini,” ujar Kuswanto Selain (24/7).
Dia menyambut baik langkah BPAD DIJ yang rutin menggelar bedah buku. “Saya berharap bedah buku ini meningkatkan produksi perikanan desa,” kata Kuswanto.

Penulis Kiat Sukses Bubidaya Ikan Lele, Suwarman Partosuwiryo menyebutkan se-DIJ produksi ikan lele paling. “Budidaya lele juga mudah,” kata Suwarman.
Lele merupakan ikan yang menguntungkan untuk dibudidayakan. Sebab lele tidak membutuhkan kualitas air yang banyak. Masa panen lele pun cepat.
Suwarman menegaskan jika ingin budidaya lele harus memerhatikan cuaca. “Kalau cuaca dingin tidak cocok ternak lele,” imbaunya.

Kepala BPAD DIJ Monika Nur Lastiyani menargetkan bedah buku sebanyak 48 kali. ‘’Kami ajak masyarakat gemar membaca. Jangan hanya sibuk bersosial media saja,’’ katanya.

Dikatakan, kehadiran teknologi bukan merupakan pesaing. Justru teknologi memermudah kampanye literasi. Membaca merupakan kegiatan yang memiliki segmen tersendiri.

Generasi muda lebih suka membaca melalui telepon pintarnya. “Maka kami memanfaatkan teknologi dan membuat inovasi seperti i-Jogja yang berisi lebih dari 4.500 judul buku,” kata Monika.

Pihaknya memfasilitasi kebutuhan para akademisi. Tercatat ada i-Journal, i-Magazine dan i-Newspaper yang bisa diakses masyarakat. “Jadi harus berjalan berdampingan dengan teknologi,” ujar Monika. (*/har/iwa/fn)