PURWOREJO – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo langsung larut dalam alunan gending karawitan yang dimainkan anak-anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I kutoarjo, Purworejo, Selasa (24/7). Gerakan kepala dan goyangan tangan terlihat mengikuti tembang sluku-sluku bathok.

Tidak hanya itu, dia juga berkesempatan turut nembang walaupun sedikit kaget saat disodori mikrofon. Tidak terlalu lama menyesuaikan diri, Atikoh yang hadir didampingi ibu-ibu TP PKK tingkat provinsi dan Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Fatimah Verena Prihastyari.

“Yang ngajarin siapa sampai bisa mainkan gamelan ini,” kata Atikoh kepada salah satu anak binaan. Usai menikmati karawitan serta melihat dari dekat aktivitas hand made yang dilakukan anak-anak binaan, Atikoh digiring menuju aula pertemuan.

Di lokasi ini telah ditunggu anak-anak yang tidak beraktivitas di luar ruang. Sebuah lagu menjadi penyambut kehadiran Atikoh bersama rombongan. “Semua harus tetap belajar, baik pelajaran umum maupun pendidikan agama,” pesan Atikoh.

Menurutnya, belajar tidak boleh putus, karena masa depan tetap bersama mereka. Banyak pelatihan yang diberikan dan disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan anak juga harus ditekuni, sehingga bisa menjadi modal usaha nantinya.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas 1 Kutoarjo, Purworejo, Azwar mengungkapkan, anak-anak binaan yang ada di tempatnya mencapai 79 orang dan tiga di antarnya anak perempuan. Latar belakang permasalahan yang membawa mereka ke LPKA cukup beragam.

“Anak-anak tetap mendapatkan pendidikan formal seperti layaknya anak yang ada di luar. Hanya pendidikan yang diberikan di sini melalui PKBM,” kata Azwar.

Selain pendidikan akademik, beberapa pelatihan juga diberikan untuk mereka. Sebelum menentukan pilihan, pihaknya melakukan asesmen untuk mengetahui minat dan bakat anak.

“Yang ditampilkan saat ini baru beberapa, karena di antaranya mereka ada juga yang menyukani bidang pertanian, perkebunan, dan lainnya. Setelah ditekuni ternyata mereka juga bisa mendapatkan hasil karya yang memuaskan,” tambah Azwar. (udi/laz/fn)