SLEMAN-Sebanyak 161 wajib pajak (WP) menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Penerima penghargaan ini meliputi pengusaha/badan usaha, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat umum.
Dengan jumlah penerima penghargaan yang semakin banyak ini, menunjukkan potensi pajak bumi dan bangunan (PBB) di Sleman ini sangat besar. Meskipun begitu, pemerintah harus lebih memerhatikan lagi daftar WP agar tidak terjadi kerancuan data. “Kalau belum bisa valid seratus persen kami validasi datanya,” kata Bupati Sleman Sri Purnomo Selasa (24/7).

Dia juga meminta agar Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) agar terjun langsung ke desa untuk memastikan data WP benar-benar sesuai. SP menyebut jika tahun ini menargetkan angka PBB melebihi 2017. “Target 2017 Rp 70 miliar tapi realisasinya mencapai Rp 70,9 miliar,” kata dia.

Kepala BKAD Sleman Hardo Kiswaya menyatakan penghargaan ini diharapkan dapat menjadi panutan. Sebab, banyak WP yang membayar pajaknya mendekati jatuh tempo. “Kebiasaan masyarakat membayar pajak mepet tempo. Sehingga dengan penghargaan ini kami harap bisa menjadi contoh kepada masyarakat,” kata Hardo.

Hardo juga menyebut, tahun ini ada peningkatan penerima penghargaan PBB P2 Panutan. Pada tahun sebelumnya hanya 96 WP. Artinya ada kenaikan 65 WP pada tahun ini. Hardo menyebutkan untuk tahun ini pihaknya menargetkan Rp 72 miliar dari PBB. “Namun, realisasi hingga saat ini baru Rp 30 miliar,” ungkapnya. (har/din/fn)