MAGELANG – Tidak hanya upacara dan resepsi yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magelang dalam rangka memperingati Hari Bhakti ke-58 Adhyaksa. Mereka juga melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) bidang hukum dengan Pemkot Magelang. Dalihnya, salah satu tugas kejaksaan adalah pendampingan terhadap pemerintah.

“Saya hanya meneruskan, ada Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang tugasnya mendampingi pemerintah. Salah satu yang sangat mungkin dan sedang kami upayakan adalah aset Pemkot Magelang. Mungkin sekarang ada aset-aset pemkot yang masih dikuasai pihak lain tanpa dasar yang jelas, nah itu nanti akan kami bantu,” kata Kepala Kejari Magelang Wawan Hernawan Senin (23/7).

Dijelaskan, pihaknya sangat mendukung kebijakan pemkot mengadakan MoU tersebut. Sebagai lembaga negara, Kejari Magelang ingin dampak pembangunan yang digalakkan Pemkot Magelang bisa segera dirasakan masyarakat.

“MoU sekaligus memberi angin segar, sehingga OPD-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tidak paranoid dengan proyek-proyek, karena takut salah, takut tersandung masalah hukum. Efeknya nanti pembangunan jadi macet, yang susah kan masyarakatnya, tidak bisa merasakan dampak positif pembangunan. Itu yang kami hindari,” jelasnya.

Sekda Sugiharto mewakil penandatangan kerja sama tersebut. Menurutnya, hal itu dilakukan dalam rangka upaya preventif agar kalangan birokrasi tidak tersandung kasus hukum.

“Kerja sama ini juga untuk menghindari kesalahan penafsiran sebuah aturan, karena sebelum dilanjutkan, OPD bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan kejaksaan,” tutur Sugiharto.

Menurut pria yang sebentar lagi akan memasuki masa persiapan pensiun (MPP) tersebut, banyak aparatur sipil negara (ASN) memiliki basik ilmu hukum. Namun tidak menjamin mereka terhindar dari kasus hukum.

“Mungkin saja ASN paham secara teoritisnya, tapi lemah dalam praktiknya, sehingga tetap berpotensi melakukan kesalahan tanpa sengaja. Untuk itu MoU ini diciptakan agar terjadi pemahaman bersama, juga terhindar dari kealpaan kita dalam melaksanakan tugas,” urainya.

Melalui kerja sama yang dijalin, lanjutnya, Kejari Kota Magelang diharapkan senantiasa menjadi menjadi lembaga yang dapat memberikan saran dan masukan bagi para ASN di lingkungan Pemkot Magelang. Khususnya terhadap implementasi aturan hukum yang terkadang tidak dikuasai oleh birkorasi.(dem/laz/mg1)