KULONPROGO – Sebanyak 550 warga ikut kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Acara diadakan Puskesmas Temon I di Lapangan Pencengan, Desa Kedundang, Kecamatan Temon, Sabtu (21/7).

Acara tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran dan kemauan masyarakat hidup sehat. Sehingga bisa membuat masyarakat hidup produktif.

Kepala Puskesmas Temon I dr Rina Nuryati MPH mengatakan selama ini sebagian masyarakat sadar Germas. ‘’Namun kemauan untuk mempraktikkan belum dilakukan semua warga,” kata Rina.

Acara tersebut dikuti murid sekolah, aparat desa dan masyarakat umum. Germas merupakan upaya melawan penyakit tidak menular.

Penyakit tidak menular sering disebut silent killer (pembunuh senyap). Penyakit ini terus mengalami peningkatan. Di antaranya stroke, jantung, ginjal, hipertensi dan diabetes. Penyakit tidak menular ini identik dengan pola makan dan gaya hidup tidak sehat.

Germas merupakan tindakan sistematis dan terencana. Dilakukan dengan kesadaran serta kemauan kolektif. Ada tiga fokus Germas, yakni aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah seta memeriksakan kesehatan berkala.

Diharapkan masyarakat mampu menerapkan Germas. “Kami mengajak masyarakat membentuk formasi Germas di lapangan. Bembubuhkan tanda tangan sebagai komitmen melakukan Germas. Ada juga lomba gerakan cuci tangan,” kata Rina.

BERSIH: Lomba gerakan cuci tangan kampanye Germas, Sabtu (21/7). (HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA)

Camat Temon Jaka Prasetya mengatakan Germas meningkatkan dan menyadarkan masyarakat menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. “Melalui Germas kualitas hidup masyarakat meningkat,” kata Jaka.

Dikatakan, Puskesmas Temon I dikembangkan namun lahannya terbatas. Puskesmas Temon I rencananya akan dipindah ke bangunan bekas SMP Trimurti Kedundang.

“Lokasinya tidak jauh di sebelah barat puskesmas sekarang. Statusnya tanah kas desa dan sudah dibebaskan seluas 5.000 meter persegi. Lokasinya strategis, di pinggir jalan besar dan dekat bandara,” kata Jaka.

Salah seorang peserta kampanye Germas Retno Ningsih mengatakan kampanye tersebut membuat masyarakat tahu manfaat Germas. “Masyarakat diajak hidup sehat,” kata kader Germas dari Temon tersebut. (tom/iwa/mg1)