BANTUL – Pantai Parangtritis masih menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan. Buktinya, meskipun diperkirakan masih akan terjadi gelombang tinggi hingga beberapa hari mendatang, jumlah wisatawan di kawasan ini masih banyak.

Namun, wisatawan diingatkan untuk tidak mendekati bibir pantai, termasuk mandi. Tim SAR Pantai Parangtritis Muhammad Arif Nugroho mengatakan, pihaknya selalu mewanti-wanti pengunjung untuk berhati-hati dan selalu waspada. ”Kami selalu mengawasi pergerakan pengunjung dan selalu mengimbau untuk menjaga jarak,’’ ujarnya Sabtu (21/7).

Ya, karena gelombang masih cukup tinggi, para wisatawan lebih banyak berada berada di pinggiran saja. Mereka kebanyakan hanya bermain-main pasir dan duduk-duduk sembari menikmati deburan ombak.

Sriastuti Rahayu, 37, asal Wedi, Klaten bersama keluarga mengaku memang sengaja ke Pantai Parangtritis, meskipun mendengar kabar terjadi gelombang tinggi. Tetapi, karena memang sudah direncanakan, mereka tetap berwisata ke pantai ini. ”Niatnya memang ingin mandi-mandi dan main air di pantai, berhubung gelombang tinggi di pinggiran aja,’’ ungkapnya.

Di Pantai Depok, selama seminggu ini sepi pengunjung.

Gelombang tinggi menyebabkan para penjual makanan mengeluh karena makanan tidak laku. Bahkan, Rabu lalu (18/7) gelombang tinggi, merendam beberapa warung makan hingga masuk ke Pos SAR Depok. ”Mudah-mudahan segera normal dan kami bisa berjualan lagi,’’ kata Sutarmi, penjual makanan di Pantai Depok.(cr6/din/mg1)