JOGJA – Setelah melakukan penertiban bagi pelanggar parkir liar di sepanjang Jalan Pasar Kembang Jogja, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja sudah mengincar lokasi parkir liar lainnya. Bersama instansi lainnya, juru parkir (jukir) liar maupun masyarakat yang parkir liar akan langsung ditindak.
Beberapa lokasi yang menjadi incaran untuk ditertibkan selanjutnya seperti di Jalan Prof Yohanes sisi timur, Jalan C Simanjuntak, Jalan Pabringan dan kawasan Titik Nol Kilometer. “Sudah kami petakan lokasi parkir yang melanggar lainnya,’’ ujar Kepala Bidang Angkutan Jalan, Pengendalian Operasi dan Keselamatan Lalu Lintas, Dishub Kota Jogja Sugeng Sanyoto, Sabtu (21/7).
Di beberapa lokasi tersebut terdapat parkir liar yang juga menyebabkan kemacetan lalulintas. Sugeng mencontohkan seperti di Jalan Prof Yohannes, di sekitar Galeria Mall digunakan untuk parkir dua deret. Padahal, izin yang diberikan hanya untuk satu deret saja. “Itu yang membuat arus kendaraan dari selatan sering tersendat,” paparnya.

Sugeng mengatakan untuk saat ini Dishub Kota Jogja memang masih fokus untuk melakukan penertiban di sekitar Jalan Pasar Kembang. Itu karena juga sedang disusun rencana penataan arus lalu lintas di sekitar Malioboro, seiring dengan diterapkannya kawasan semi pedestrian di sana. “Senyampang dengan penataan semi pedestrian Malioboro, sehingga perlu optimalisasi jalan agar tidak ada bangkitan-bangkitan parkir liar,” paparnya.

Di selatan Stasiun Tugu Jogja tersebut, lanjut Sugeng, hingga saat ini masih sering ditemukan pelanggar parkir. Bahkan informasi dari kepolisian setempat dari operasi gabungan parkir di Jalan Sarkem pemilik kendaraan parkir liar di jalan itu ada yang ditinggal naik kereta api ke Jombang. “Katanya ada tukang parkir di jalan itu. Padahal kami sudah tidak ada juru parkir di Jalan Pasar Kembang karena surat tugasnya sudah kami tarik,” terangnya. (pra/din/mg1)