JOGJA – Pagi ini calon jamaah haji (CJH) Kota Jogja berangkat ke Asrama Haji Donohudan Boyolali. Keesokan harinya (Selasa, 24/7) terbang ke Arab Saudi. CJH Kota Jogja berjumlah 440 orang. Terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter).
Untuk Kloter 23 berisi sepenuhnya dari CJH Kota Jogja sebanyak 355 orang. “Tapi untuk Kloter 29 sebanyak 85 orang bergabung CJH Kulonprogo,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jogja Sigit Warsita, Minggu (22/7).
Kloter 23 diberangkatkan pagi ini pukul 06.00 dari Balaikota Jogja. Diperkirakan sampai Donohudan pukul 08.00. Sedang kloter 29 baru berangkat Rabu (25/7).

Menurut Sigit, seperti tahun-tahun sebelumnya, CJH Kota Jogja masih didominasi jamaah usia lanjut. Kondisi kesehatan CJH menjadi faktor yang perlu dipantau rutin.
Sigit mengatakan saat ini CJH Kota Jogja semuanya dinyatakan sehat. “Ada yang menggunakan kursi roda. Tetapi beliau dinyatakan memenuhi syarat menjalankan ibadah haji,” kata Sigit.
Pemeriksaan kesehatan sudah dilakukan secara ketat. Sehingga petugas kesehatan tidak akan meloloskan CJH apabila menderita penyakit serius. Apalagi cuaca di Arab Saudi saat ini panas.

Para CJH diingatkan banyak minum serta mengonsumsi buah-buahan dan memakai masker. “Sejak awal sudah diingatkan untuk menjaga kesehatan, supaya tidak mengalami dehidrasi saat tiba di Tanah Suci,” kata Sigit.
Kepala Kanwil Kemenag DIJ Muhammad Luthfi Hamid mengatakan tahun ini terdapat sembilan kloter haji dari DIJ. Mereka mulai masuk ke Asrama Haji Donohudan sejak kemarin (22/7) dan sehari berikutnya sudah beramgkat ke Tanah Suci.

Sebelum berangkat, para CJH diminta memaksimalkan manasik haji sebelum berangkat. “Harus dipastikan sudah mengetahui manasik haji. Jika belum paham, jangan sungkan bertanya,” ujar mantan Kepala Kemenag Sleman. (pra/iwa/mg1)