SLEMAN – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan selenggarakan ujian tulis Seleksi Mandiri besok. Rektor UNY Sutrisna Wibawa mengatakan ujian tulis dilaksanakan berdasarkan seleksi akademik.

“Pengenaan Uang Pangkal Pengembangan Akademik (UPPA) telah sesuai Permenristekdikti,” ungkap Sutrisna.

UPPA digunakan untuk pengembangan laboratorium. Selain itu juga untuk pengembangan sarana prasarana akademik demi meningkatkan kualitas pendidikan.

Sutrisna menegaskan besar kecilnya UPPA tidak berpengaruh pada diterima atau tidaknya calon mahasiswa. Calon mahasiswa diminta mengisi UPPA sesuai kemampuan.

Dia berpesan agar calon mahasiswa mempersiapkan diri mengikuti ujian tulis Seleksi Mandiri. ‘’Ujian yang akan diikuti adalah ujian seleksi berdasarkan tes, bukan prestasi,’’ kata Sutrisna.

Calon mahasiswa UNY, kata Sutrisna, harus percaya diri dan berusaha lolos seleksi. ‘’Tidak mempercayai orang yang menjanjikan untuk bisa lolos tes ini,” harap Sutrisna.

Sebanyak 20.157 peserta akan mengikuti ujian tulis Seleksi Mandiri UNY. Peserta terbagi atas 19.486 orang peserta ujian tulis dan 671 orang peserta computer based test (CBT).

Jumlah peserta ujian tulis mengalami kenaikan 12 persen dari 2017 yang diminati 18.041 orang. Jumlah pendaftar rumpun sains dan teknologi 5.938 peserta, sosial humaniora 12.816 peserta, dan campuran 1.403 peserta.
Ujian tulis menggunkan 48 lokasi. Terdiri dari 18 lokasi di UNY dan 29 lokasi di sekolah mitra. Untuk CBT menggunakan 27 ruang di UNY.

Selama ujian tulis Seleksi Mandiri berlangsung, pengguna jalan diimbau menghindari ruas jalan Colombo. Hal tersebut untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas. (ita/iwa/mg1)