KULONPROGO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo menyatakan seluruh partai politik (parpol) peserta Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 belum klir. Mereka harus memperbaiki berkas syarat calon bakal anggota legislatif (Bacaleg) yang didaftarkan.

Ketua KPU Kulonprogo Muhammad Isnaini menegaskan sebanyak 15 parpol yang mendaftarkan bacalegnya mulai 4-17 Juli banyak yang belum memenuhi syarat (BMS). Pihaknya mewajibkan perbaikan jika ingin mengikuti Pileg 2019.
“Seluruh partai tak luput dari kesalahan. Semua wajib melakukan perbaikan tanggal 22-31 Juli 2018,” kata Isnaini Jumat (20/7).

Pihaknya belum melakukan rekapitulasi kesalahan kendati verifikasi sudah dilakukan. Sebab pengamatan kesalahan per calon bukan per parpol. “Jumlahnya setiap partai beragam, ada yang sedikit ada yang banyak,” ujar Isnaini.

Calon yang terlibat kriminal, Isnaini menyebut ada dua orang bacaleg. Keduanya masih diminta melengkapi surat pernyataan pengumuman di media massa dan putusan pengadilan terkait kasus yang menjeratnya.

“Mayoritas kesalahan adalah kesalahan pengetikan dan tidak adanya legalisasi fotokopi ijazah. Jumlahnya saya tidak tahu pasti. Tetapi total ada 456 bacaleg yang separonya terdapat kesalahan,” kata Isnaini.

Ketua dan Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Panwaslu Kulonprogo Suryono mengatakan kesalahan terjadi karena bacaleg mendaftar di hari terakhir pendaftaran. “Kalau mendaftar lebih awal, perbaikan lebih mudah dan tidak tergesa-gesa. Menghindari potensi konflik dan sengketa pemilu,” kata Suryono. (tom/iwa/mg1)