JOGJA – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi tuan rumah workshop Growing Indonesia: Triangular Approach (GITA). Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (19/7) hingga Jumat (20/7) itu merupakan kelanjutan pemberian hibah dari Erasmus+. Workshop diikuti 40 peserta dari 11 perguruan tinggi yang tergabung dalam GITA. Mereka terdiri dari empat perguruan tinggi dari Eropa, dan tujuh dari Indonesia.

Selain UAD dan UII, partisipan lainnya adalah University of Gloucestershire, Fachhochschule des Mittelstands, Dublin Institute of Technology, Innsbruck University, President University, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Semarang, Brawijaya University, dan STIE Malangkucecwara.
Wakil Rektor II UAD Safar Nasir menjelaskan, tujuan program ini adalah untuk membentuk universitas-universitas dengan kualitas kewirausahaan atau menjadi Enterpreneurship University. Oleh karena itu inti dari kegiatan ini adalah memperkuat entrepreneur mindset, bukan hanya membuat bisnis.”Para peserta diberikan pelatihan tentang bagaimana menjadi perguruan tinggi berwawasan kewirausahaan,’’ jelasnya.

Dalam workshop ini mereka juga membahas pembentukan asosiasi untuk Enterpreneurship University. “Nanti dikaji plus minusnya, supaya berkelanjutan,” tambah Safar.
Wakil Rektor IV UII Wiryono Raharjo mengatakan, asosiasi dibutuhkan untuk keberlanjutan prpogram-program yang telah dilakukan. Harapannya dapat mempengaruhi universitas yang lain. “Bisa menjadi semacam agen yang memperluas filosofi dari kolaborasi,” katanya.

Selain itu, Safar menambahkan, agar kewirausahaan tidak hanya sampai menjadi kurikulum. Namun perlu diadakan magang, membentuk inkubator bisnis, dan lain-lain.

Dijelaskan, langkah selanjutnya akan menciptakan pusat kegiatan kewirausahaan atau Growth Hub yang ditujukan untuk mahasiswa, alumni, dan para stakeholder perguruan tinggi terkait. Selanjutnya akan diterapkan pada ekonomi lokal, regional, dan start-up business. (tif/din/mg1)