EDUKASI: Museum menyimpan koleksi benda bersejarah abad ke-16 hingga abad ke-17. (MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)

JIKA Anda berkunjung ke Bantul, sempatkan untuk mengunjungi Museum Purbakala Pleret. Sembari berwisata, bisa sekalian belajar sejarah. Museum ini terletak di Jalan Pleret, Kedaton, Pleret Bantul.

Museum tersebut menyimpan benda sejarah peninggalan zaman Kerajaan Pleret. Tepatnya pada masa Kerajaan Mataram Islam yang dipimpin Raja Amangkurat I.

Edukator Museum Pleret Ayu Oktafi mengatakan museum tersebut didirikan 2014. Diresmikan pada 2015 oleh Dinas Kebudayaan DIJ. Terdiri dari dua bangunan dan beberapa pendapa kecil di depan museum. Seperti pendapa untuk tamu, sumur gumuling, dan pendapa ompak kedaton.

Di dalam museum terdapat berbagai koleksi benda peninggalan abad ke-16 hingga abad ke-17. Dari koleksi prasejarah hingga Mataram Islam. Seperti alat pemotong dari batu berupa beliung, kapak, dan batu pipih.

Selain alat pemotong, juga terdapat benda peribadatan umat Hindu berupa Arca Ganesha dalam berbagai versi. Tersebar di berbagai kawasan Bantul. Ada pula gelang dan genta. Juga ada beberapa benda yang kala itu berfungsi sebagai alat penukaran.

Berbagai jenis ompak kerto kedaton berbahan batu tersebar di bagian dalam ruangan maupun di halaman museum. Ompak tersebut mempunyai fungsi menopang tiang bangunan zaman dulu atau khas keraton.

Tak kalah menarik, museum ini juga terdapat koleksi situs Masjid Agung Pleret yang dibuat Raja Amangkurat I. Koleksi tersebut berupa diorama bagaimana awal penyusunan benteng Kedaton hingga pembuatan bendungan Sungai Opak yang dinamakan Segarayasa. Saat ini berubah menjadi sebuah nama desa Segarayasa.

Mengunjungi museum ini seperti menoreh kembali ke zaman dulu. Perlengkapan masak ataupun benda keseharian masih menggunakan batu. Masih sedikit menggunakan perunggu.

Selain peninggalan bebatuan dan patung, juga tersedia bioskop kecil memutar film Sejarah Kerajaan Pleret. Saat itu dipimpin Raja ke-4 Mataram Islam yaitu Raja Amangkurat I.

Museum Pleret buka setiap hari kecuali libur nasional. Buka pukul 08.00-16.00 pada Senin sampai Minggu. Khusus Jumat buka pukul 08.00 hingga 14.30 dan gratis untuk umum. Pengunjung akan didampingi Edukator Museum Pleret.
“Selain program wisata, Museum Purbakala Pleret juga sering menggelar event tahunan bagi masyarakat. Tahun lalu ada wisata edukasi dengan sepeda gowes mengelilingi kompleks Kerajaan Pleret. Tahun ini masih direncanakan,” ujar Edukator Museum Afi. (cr6/iwa/mg1)