MAGELANG – Pilhan petugas gabungan untuk melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) pada siang hari, berbuah manis. Setidaknya, petugas gabungan yang terdiri atas Satpol PP bersama Polres Magelang Kota dan TNI berhasil mengamankan dua pasangan tidak resmi. Mereka ada di kos-kosan berduaan dan dinilai telah melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum.

“Kedua pasangan ini diamankan di tempat kos yang berbeda dan telah melanggar Perda Ketertiban Umum. Mereka wajah baru dan belum pernah terjaring operasi sebelumnya, maka dari itu kami lakukan upaya pembinaan,” kata Kepala Satpol (Kasatpol) PP Pemkot Magelang, Singgih Indri Panggana Kamis (19/7).

Dua pasang itu adalah Marhaqim, 27, warga Purbalingga yang diamankan bersama Elia Silviana, 19, warga Tuksongo, Kalisari, Tempuran, Kabupaten Magelang. Kemudian Erwin, 18, warga Bandung diamankan bersama Isna, 19 tahun, warga Pasuruan. Dua pasangan ini berada di kos-kosan yang berbeda di Kampung Tidar Campur, Magelang Selatan. “Jika terulang kembali dan kami tangkap, maka akan kami lakukan proses tipiring,” tuturnya.

Dalam kegiatan yang biasanya dilakukan pada malam hari itu, sengaja tim dibagi menjadi dua. Tetapi untuk kali ini, difokuskan di Kecamatan Magelang Tengah dan Magelang Selatan. Karena dua wilayah ini rawan pelanggaran tindak pidana, khususnya ketertiban umum.

“Yang paling rawan potensi pelanggaran memang wilayah Magelang Selatan.

Terbukti kedua pasangan yang kami amankan kali ini berasal dari wilayah Magelang Selatan,” tandasnya. (dem/laz/mg1)