JOGJA – Pandawa Lima dari Jogjakarta, begitulah sebutan para pahlawan Indonesia di ajang Olimpiade Matematika tingkat Internasional World Mathematics Invitational (WMI) di Kampus Kyung Hee Cyber University Seoul, Korea Selatan.

Pada ajang tersebut, lima anak muda yang terdiri dari dua siswa SD Muhammadiyah Sapen dan tiga dari alumni berhasil mempersembahkan satu Gold Medal, satu Siver Medal, dua Bronze Medal, dan satu Merit Awards.

“Prestasi ini cukup membanggakan, lima anak kami berhasil bersaing dengan 3.000 peserta lain dari 21 negara dalam WMI yang berlangsung dari 13-17 Juli 2018,” kata Koordinator Pembina Olimpiade Matematika Sapen Heru Waseso beberapa waktu lalu.

Tim olimpiade WIM ini beranggotakan Maulana Satya Adigama meraih Gold Award dan Radja Athaa Kautsar meraih Bronze Award. Dari kelompok alumni Sapen, Muhammad Ridlo meraih Silver Awards dan Hogitomo Haidar Parikesit meraih Bronze Award. Ke duanya berasal dari SMP Negeri 5. Kemudian Abhiesta Sheva Alfaru dari SMP Kesatuan Bangsa meraih Merit Award.

Heru mengatakan, prestasi yang diraih oleh Pandawa Lima ini melebihi prestasi tahun lalu yang hanya meraih tiga medali di Vietnam. “Tahun ini kami lebih banyak menyabet medali di Negeri Ginseng,” katanya.

Kompetisi ini terbagi atas 2 sesi, setiap sesi diberi durasi waktu untuk mengerjakan soal selama 40 menit. “Sesi pertama berupa logical reasoning dengan 15 soal dan sesi kedua berupa application dengan 10 soal,” jelasnya.

Kepala SD Muhammadiyah Sapen Agung Rahmanto merasa sangat bersyukur dengan prestasi yang ditorehkan oleh anak didiknya. “Alhamdulillah, mereka dapat mengukir prestasi dan mengharumkan nama bangsa Indonesia,” ucapnya.

Agung memberikan apresiasi, selain kepada anak didiknya, juga kepada pihak-pihak yang ikut terlibat. Bukan hanya pendidik yang telah mengkarantina dan memberikan pematangan materi, namun juga kepada peran orang tua siswa.

“Peran dari orang tua siswa yang sangat proaktif dalam kegiatan olimpiade merupakan salah satu kontribusi yang sangat besar dan tidak bisa dikesampingkan begitu saja,” tegasnya. (*/har/ila/mg1)