Untuk membentuk profil lulusan dengan keahlian di bidangnya, Fakultas Hukum (FH) Universitas Proklamasi (UP45) Jogjakarta mendidik mahasiswanya dengan ilmu yang berkonsentasi pada tiga kemampuan. Ketiga kemampuan itu adalah ilmu kepengacaraan, ilmu legal drafting, dan ilmu dalam pembuatan kontrak kerja.

“Ketiga ilmu konsentrasi itu menjadi salah satu keunggulan UP45. Terlebih pada ilmu pembuatan kontrak kerja yang berkaitan dengan kenotariatan, kami lebih fokuskan di bidang migas. Karena kampus kami merupakan universitas perminyakan. Jadi lulusannya harus mempunyai kompetensi di bidang itu,” ujar Dekan FH UP45 Sukirno saat ditemui di kampusnya, Rabu (18/7).

Selain membekali ilmu konsentrasi tersebut, UP45 juga memberikan materi ajar dengan praktik langsung, seperti praktik peradilan yang melibatkan mahasiswa di pengadilan. Selain itu ada praktik pengacaraan, serta ikut dalam lembaga konsultasi dan bantuan hukum (LKBH) milik kampus.

“Di LKBH ini mahasiswa bisa belajar langsung bagaimana melakukan pendampingan dalam menyelesaikan masalah hokum, baik di masyarakat umum maupun di sebuah perusahaan,” tambah Sukirno.

Mahasiswa juga belajar bagaimana membuat surat gugatan secara teknis untuk bidang kepengacaraan atau belajar bagaimana membuat surat perjanjian dan kontrak kerja. Dalam hal ini UP45 bekerjasama dengan beberapa kantor notaris.
Sebelum lulus, mahasiswa FH UP45 juga wajib mengikuti magang sesuai konsentrasinya di beberapa perusahaan yang mempunyai divisi hukum. Setelah itu mereka mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) yang bertujuan meningkatkan kompetensi dalam program pengabdian masyarakat.

Sukirno menyebutkan, dengan ilmu ajar yang khusus itu, lulusan UP45 pun dapat bekerja di bidang terkait. Bahkan ada yang menjadi gubernur dan anggota DPR.

“Kalau lulusan S1 harus didukung dengan studi lanjut S2 yang linear dengan konsentrasi misal kenotariatan, kepengacaraan, dan sebagainya. Kebanyakan mereka bisa mendirikan perusahaan sejenis, ada yang bekerja di pemerintahan daerah, gubernur, maupun anggota DPR baik pusat maupun daerah,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan jumlah peminat yang belajar di FH UP45, Sukirno mengungkapkan berencana membuka kelas sore dan malam untuk masyarakat yang memang sudah bekerja. Pihaknya sendiri sudah melakukan promosi dengan melibatkan semua unsur civitas akademika dan alumni untuk berkontribusi. (ita/laz/fn)