SLEMAN – Legenda bulu tangkis asal DIJ Christina Finarsih didaulat sebagai penerima obor Asian Games 2018 dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla Rabu (18/7) malam. Itulah obor yang apinya diambil dari dua sumber api abadi di dunia. Yakni di New Delhi, India dan Mrapen, Purwodadi. Api dari New Delhi diambil legenda bulu tangkis Susi Susanti. Sedangkan api Mrapen diambil Yustejo Tarik, mantan atlet tenis lapangan kebanggaan Indonesia.

Kedua obor disatukan oleh Yustejo dan Susi di atas sebuah bejana di atas podium di pelataran Candi Prambanan. Itulah Energy of Asia. Bersatunya dua api dari sumber abadi yang terpisah ratusan kilometer itu sebagai lambang pemersatu bangsa Indonesia dan negara-negara Asia.

Setelah menyatu, Susi Susanti lantas mengambil api itu menggunakan obor yang selanjutnya diserahkan kepada Wapres Jusuf Kalla. Dan diteruskan kepada Finarsih.

Wapres mengatakan, terpilihnya Indonesia menjadi sebuah kebanggaan tersendiri setelah lebih dari 50 tahun penyelenggaraan pertama Asian Games di Indonesia. “Ini kehormatan bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurut Jusuf Kalla, ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games menjadi bukti pada dunia. Bahwa Indonesia memiliki kempuan membangun venue olahraga. Serta mampu mengelola organisasi olahraga untuk meraih prestasi.

Wapres menegaskan, api Asian Games 2018 berarti semangat. “Dengan jiwa yang membara semua akan sukses dalam penyelenggaraan (Asian Games, Red) maupun prestasi yang diraih,” tuturnya.

Jusuf Kalla berharap, persiapan selama dua tahun menyambut Asian Games bisa menjadi motivasi agar Indonesia dapat menyelenggarakan acara akbar ini dengan lancar. Dalam kesempatan itu Jusuf Kalla turut meresmikan Torch Relay yang akan melintasi 53 kota di 18 provinsi se -Indonesia. “Dengan ini kirab api Asian Games 2018 dimulai,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wapres berharap kirab api Asean Games 2018 bisa menjadi semangat masyarakat dalam pengabdian bagi bangsa dan negara. Sehingga masyarakat turut mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Karena dengan semangat itulah suatu bangsa bisa maju,” tegasnya. Lebih lanjut dikatakan, semangat yang dimaksud meliputi pembangunan, perjuangan, dan olahraga. “Mari bersama doakan dan mendukung semoga semua sukses,” ajaknya.

Sejak tadi malam api Asian Games 2018 diinapkan di Pagelaran, Keraton Jogjakarta. Hari ini obor api tersebut diarak keliling Kota Jogja dan selanjutnya dibawa ke Solo. (har/yog/fn)