JOGJA – Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempatnya masih rendah. Bahkan, itu termasuk di lokasi-lokasi yang banyak dikunjungi wisatawan seperti kawasan Jalan Malioboro.

Inilah yang menjadi sorotan Anggota DPD RI daerah pemilihan (Dapil) DIJ GKR Hemas, saat meninjau proyek revitalisasi sisi barat Malioboro, Rabu (18/7). Dia meminta revitalisasi Melioboro tidak mengesampingkan aspek kebersihan. “Saya takut kalau sampah-sampah itu masuk ke dalam drainase,’’ pesannya.

Menurutnya, selain membuat Malioboro menjadi tidak sedap dipandang, sampah-sampah ini juga bakal menghambat sistem kerja drainase.

Selain drainase, Hemas juga menyoroti perilaku pedagang kaki lima (PKL) dan wisatawan di kawasan Malioboro. Sebagai penghuni Malioboro dan mencari nafkah di tempat tersebut, juga harus ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan, serta menaati peraturan yang telah disepakati.”Kalau sampah-sampah wisatawan, harus ada yang mengingatkan,” tuturnya.

Menurutnya, seandainya proyek revitalisasi sisi barat Malioboro bakal terselesaikan Desember mendatang, mulai sekarang harus dipastikan bagaimana upaya meletakkan pedestrian tersebut secara benar. “Memang butuh waktu. Akhir tahun nanti, Malioboro harus berubah, supaya menjadi lebih nyaman lagi,” jelas Hemas. (riz/din/mg1)