Beragam capaian telah diraih oleh Fakultas Peternakan UGM. Dalam dua tahun berturut-turut, 2016-2017, FAPET UGM telah berkontribusi dalam capaian UGM terkait rasio publikasi dosen serta menjadi yang tertinggi di antara 20 fakultas dan sekolah yang ada.

Wakil Dekan Bidang Penelitian Fakultas Peternakan UGM Bambang Suwignyo mengungkapkan, capaian ini merupakan bentuk kontribusi FAPET UGM dalam hal pembangunan bangsa. Sejak dibuka pertama kali, fakultas ini telah berkomitmen untuk menjadi fakultas yang unggul dan juga inovatif.

Untuk itulah dalam pengabdiannya, fakultas menggelar program kuliah gratis Bagimu Petani Kami Mengabdi, jumlah peserta mencapai 670 orang dengan 200 orang per batch. ”Menariknya, alumni periode pertama telah membentuk koperasi (produksi) dengan konsen utama produk peternakan namanya Rojokoyo Gama Mandiri” ujar Bambang.

Bagi profesional peternakan juga telah diselenggarakan prodi profesi insinyur peternakan, juga untuk pertama kali telah meluluskan 12 wisudawan Insinyur Profesi­onal Madya (IPM).

Sementara itu, selain memberikan kontribusi dalam hal sumber daya manusia yang unggul, FAPET UGM juga berhasil mendukung program pemerintah dalam hal swasembada daging sapi melalui Center of Excellent. Center of Excellent  Ini merupakan program untuk menghasilkan daging sapi berkualitas dengan level unggul berotot ganda. “Kami menyebutnya Lembu Gama,” ujar Dekan Fakultas Peternakan UGM Ali Agus.

Lembu Gama sendiri diawali dengan penyilangan Sapi Belgian Blue (sapi jenis Bos Taurus dikembangkan di Belgia, Eropa) dengan breed sapi Bos Indicus (jenis sapi daerah tropis) agar dihasilkan sapi dengan ciri khas otot ganda tapi mudah beradaptasi dengan daerah tropis. Untuk generasi pertama, saat ini Lembu Gama sudah lahir 12 ekor.

Bambang menyebutkan, keunggulan dari jenis sapi ini terletak pada pendeknya usia ternak dan berat badan. Untuk sapi umur satu tahun berat badannya sudah bisa mencapai rata-rata 320 kg. Sedangkan jika dibanding sapi Brahman cross pada umur yang sama baru 204 kg.

Tak berhenti situ, sebagai upaya pengembangan ilmu dengan dukungan fasilitas yang memadai, FAPET UGM berencana membangun Animal Science Learning Center (ASLC), gedung berlantai lima yang dilengkapi dengan peralatan laboratorium berteknologi tinggi. ASLC Fakultas Peternakan UGM menjadi salah satu dari 10 center yang dikembangkan di UGM.

“Saat ini Fakultas Peternakan sedang mempersiapkan diri untuk menyambut ulang tahun emas ke-50 atau Lustrum V Fakultas Peternakan UGM pada tahun 2019. Kepada para alumni Fakultas Peternakan UGM di segenap penjuru negeri dan dunia dapat bersiap  untuk berpartisipasi pada agenda besar tersebut, bersiap Pulang Kandang di 2019,” jelasnya. (*/met/gp)