MUNGKID – Jamaah calon haji dari Kota dan Kabupaten Magelang pamitan. Di Kabupaten Magelang dilakukan dengan menggelar manasik masal di GOR Gemilang, Kompleks Pemkab Magelang, Senin (16/7). Sedangkan untuk jamaah Kota Magelang di Pendopo Pengabdian, Komplek Rumdin Wali Kota Magelang.

“Persiapkan kesehatan dan semua hal. Yang penting jangan berlebihan,” kata Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. Jamaah calon haji yang akan diberangkatkan dari Kota Magelang untuk tahun ini berjumlah 189 orang. Terdiri atas calon haji yang melunasi biaya 162 orang, Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) satu orang dan lainnya.

Dari jumlah itu, 75 di antaranya adalah jamaah pria dan 114 lainnya wanita. Adapun jamaah termuda usia 35 tahun atas nama Husnita Kurniasih, warga Kelurahan Potrobangsan, dan tertua usia 77 tahun, Luwiyah, juga warga Kelurahan Potrobangsan.

“Jamaah calon haji ini nantinya akan diberangkatkan melalui Embarkasi Solo di kloter 19, bergabung dengan jamaah Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Temanggung,” tutur Kepala Kementerian Agama Kota Magelang Anif Solikhin. Sesuai jadwal, jamaah asal Kota Magelang akan berangkat pada 22 Juli 2018 dan diperkirakan tiba di tanah air 2 September 2018.

Sementara menurut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Magelang Mad Sabitul Wafa, jumlah jamaah calon haji yang akan diberangkatkan 977 orang.

“Sebenarnya total keseluruhan yang akan diberangkatkan 978, namun ada satu orang yang meninggal dunia,” jelas Sabitul.

Pada pemberangkatan jamaah tahun ini, lanjutnya, akan dibagi menjadi tiga kloter. Ketiga kloter itu diberangkatkan secara berurutan yaitu kloter 34 pada 26 Juli, sedangkan untuk kloter 35 dan 36 pada 27 Juli. “Ada tiga kloter tetapi tidak utuh, ada tambahan yang kloter 34 dari Wonosobo, kemudian yang kloter 36 dari Purworejo,” ujarnya. (dem/laz/mg1)