Buku bertajuk Berwirausaha Cerdas: Inspirasi bagi Kaum Muda dibedah dalam acara bedah buku yang diselenggarakan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY. Bedah buku itu kali ini mengambil lokasi di Balai Desa Sumberagung, Moyudan, Sleman pada (12/7). Ada empat pembicara dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Termasuk editor buku tersebut Aditya Kurniawan dari penerbit Graha Ilmu.

Pembicara berikutnya Tenaga Ahli DPRD DIY Maksum Amrullah, Sekretaris DPD KNPI DIY Wiyadi dan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman.
Aditya mengatakan dalam berwirausaha anak muda harus mengedepankan unsur kreatif dan inovatif. “Ditambah harus sanggup mengambil risiko,” katanya. Ada 11 ciri wirausahawan. Di antaranya kerja keras, tekun dan ulet, mau bekerja dari kegagalan, percaya pada diri sendiri, disiplin serta bertanggung jawab. Sedangkan klasifikasi pengusaha terbagi menjadi empat. Inovatif, peniru, fabian dan pemalas.

Aditya juga menyinggung proses berwirausaha. Ada tiga langkah yang perlu diperhatikan. Yakni punya rencana bisnis, usaha dimulai berkembang, bermasalah, mencari solusi untuk semakin mengembangkan dan punya perencanaan dan catatan keuangan yang baik.

Sedangkan Maksum menilai, terbitnya buku itu memberikan inspirasi kepada anak muda berwirausaha. Caranya dengan menjadi pengusaha yang cerdas. Ada banyak contoh menjadi pengusaha dengan cara yang sederhana namun kemudian meraih sukses gemilang.

Saat membuka acara, Sekretaris BPAD DIY Endah Pratiwi menjelaskan bedah buku digelar di sejumlah desa se-DIY. Dengan acara tersebut, pihaknya ingin mendorong tumbuh dan berkembangnya minat baca di tengah masyarakat.

“Membaca harus menjadi budaya,” katanya. Menumbuhkan minat baca, terang Endah bukan perkara mudah. Karena itu, BPAD DIY akan terus mengkampanyekan agar masyarakat membiasakan dengan budaya membaca. (kus/mg1)