JOGJA– Pada pekan tersebut, PSIM Jogja berhasil mengamankan 3 angka di laga tandang melawan Pesigo Semeru FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Semeru, Lumajang, Senin (9/7). Sedangkan PSS Sleman, gagal menyapu bersih poin penuh ketika melakukan tour away Kalimantan dalam jangka waktu relatif pendek.

Padahal, di pekan ke enam, Hisyam Tolle cs berhasil membuat malu tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor cukup meyakinkan 4-1 di Stadion Batakan. Lima hari berselang, Elang Jawa harus terbang dari Batakan,Balikpapan, Kalimantan Timur menuju Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sayangnya, tren positif yang ditunjukkan di Batakan, gagal dilanjutkan di Stadion Tuah Pahoe, markas dari Kalteng Putera. Trio serang Rifal Lastori, Slamet Budiono dan Tambun Naibaho tidak setajam saat bermain di Batakan.
Kekalahan di pekan ketujuh tersebut menghambat laju Green Falcon –julukan PSS Sleman memangkas jarak dari pimpinan klasemen Wilayah Timur Madura FC. Sementara kemenangan PSIM Jogja di Lumajang, menjadi bekal bagi Laskar Mataram, untuk bisa merangsek ke posisi yang lebih baik lagi.

PSS Sleman yang kini bertengger di peringkat ketiga klasemen mengantongi nilai 13, hasil empat kemenangan 2 kali kalah dan sekali kali seri. Di atas PSS, terdapat Blitar United yang mengantongi 14 poin dan sementara Madura FC tampak nyaman di puncak dengan selisih 17 angka.

Sedangkan Laskar Mataram yang terus menunjukkan penampilan konsisten, maski memulai laga dnegan poin minus 9, di pekan ke 7 berhasil mengumpulkan 5 poin. PSIM Jogja kini berada di peringkat 9, dan masih dapat merangsek ke papan tengah bila mampu menyapu bersih dua laga kandang yang akan dilalui. (din/fn)