JOGJA – Meski meraih kemenangan di laga tandang melawan Persigo Semeru FC, PSIM Jogja langsung tancap gas memperbaiki diri. Skuad PSIM Jogja fokus pada pembenahan team work antarlini yang dinilai masih buruk.

Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengatakan, ada waktu tiga hari untuk melakukan perbaikan organsasi permainan. Dia menilai organisasi antarlini terutama pertahanan dan tengah masih belum terorganisasi dengan baik. “Fokus kami organasasi antar lini. Di pertandingan terakhir, lini dari bawah ke tengah begitu jauh,” kata Bona Rabu (11/7).

Setelah laga melelahkan dan perjalanan panjang dari Lumajang, Jawa Timur tersebut Laskar Mataram -julukan PSIM Jogja praktis hanya memiliki waktu tiga hari untuk melakukan pembenahan. Kemarin skuad PSIM Jogja menggelar latihan di Lapangan Tamanan, Bantul siang hari.

Bona mengatakan, latihan siang hari tersebut, bertujuan untuk adaptasi waktu permainan pada Sabtu (14/7). Menghadapai Persiwa Wamena di Stadion Sultan Agung (SSA), Hendika Arga cs akan bermain pukul 15.00WIB. “Kami kembali melakukan adaptasi cuaca untuk main siang,” katanya.

Sementara hari ini, PSIM Jogja dijadwalkan menggelar latihan sebanyak dua kali pagi dan sore hari. Dikatakan, selain perbaikan antar lini, sektor pertahanan akan menjadi perhatian tim pelatih yang nantinya akan dilakukan pembenahan. Saat disinggung mengenai kondisi Ismail Haris dan M Arifin yang mengalami cedera, Bona mengatakan masih akan mengevaluasi. Dia berharap cedera keduanya bisa pulih sebelum laga Sabtu nanti. “Kalaupun tidak bisa bermain, kita sudah siapkan sejumlah opsi,” jelasnya.

Lawan Persiwa akhir pekan ini menjadi peluang bagi PSIM Jogja untuk secara perlahan merangsek ke papan tengah. Bila meraih tiga angka, peluang untuk naik dua peringkat ke posisi tujuh. Saat inu PSIM Jogja berada di peringkat 9 dengan nilai 5 sedangkan di posisi ketujuh terdapat Persegres Gresik United dengan nilai 6. (bhn/din/fn)