JOGJA – Masyarakat di Kota Jogja yang ingin mendaftar haji cukup datang ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja. Terobosan tersebut seiring mulai dibukanya pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang juga melayani pendaftaran haji.

Kepala Kantor Kemenag Kota Jogja Sigit Warsita mengatakan selama ini calon jamaah harus bolak-balik. Mereka ke bank penerima setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) kemudian ke Kantor Kemenag untuk mendapatkan nomor porsi.

“Sekarang tinggal datang ke Kantor Kemenag Kota Jogja semua selesai. Karena di PTSP, bank juga membuka layanan pembayaran secara nontunai,” ujar Sigit saat peluncuran PTSP Kantor Kemenag Kota Jogja Rabu (11/7).

Tidak hanya melayani pembayaran BPIH, nama calon jamaah juga langsung teregister dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Hingga mendapatkan nomor porsi dan jadwal keberangkatan.

Diakuinya, saat ini untuk keberangkatan haji di Kota Jogja hampir sama dengan daftar tunggu di DIJ. “Daftar antrean sekitar 20 tahun. Artinya, daftar sekarang berangkat 2038,” kata Sigit.

Tidak hanya pelayanan haji, di PTSP Kantor Kemenag Kota Jogja juga terdapat empat loket lain. Keempatnya untuk pelayanan perizinan hingga surat menyurat secara online.

Sigit mengatakan salah satu yang juga menjadi keunggulan PTSP Kantor Kemenag Kota Jogja adalah layanan one day service. Membuat masyarakat tidak perlu menunggu pimpinan ada di kantor.

“Hambatan pimpinan tidak di kantor tidak bisa dijadikan alasan. Karena pelayanan bisa diselesaikan di manapun dan kapanpun,” kata Sigit.

Kepala Kanwil Kemenag DIJ Luthfi Hamid mengatakan meski layanan PTSP merupakan yang terakhir diluncurkan di DIJ, layanan yang diberikan lebih baik. Pelayanan harus disesuaikan permintaan masyarakat.

“Sistem pelayanan harus terus di-upgrade sesuai ekspektasi masyarakat,” ujar Luthfi.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi (HP) mengapresiasi langkah tersebut. Dia mengajak supaya layanan Kemenag Kota Jogja tersebut bisa diintegrasikan dengan aplikasi Jogja Smart Service (JSS) milik Pemkot Jogja.

“Jadi masyarakat tidak perlu banyak unduh aplikasi. Cukup dengan JSS sudah bisa mengakses layanan dari Kemenag Kota Jogja,” kata HP. (pra/iwa/fn)