BANTUL-PS Tira belum bisa menunjukkan performa terbaiknya meski bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Sultan Agung (SSA) saat meladeni Mitra Kukar, Selasa (10/7). Kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain dengan skor kacamata.

PS Tira sebenarnya berpeluang membuka kran golnya, ketika wasit menunjuk titik putih dimenit ke 3. Sayang, Aleksandar Rakic yang dipercaya sebagai algojo gagal mengonversi menjadi gol. “Setelah pertandingan Rakic, datang ke saya dan meminta maaf. Saya bisa maklumi itu, pemain sekelas Messi saja bisa gagal penalti,” kata pelatih PS Tira Nil Maizar usai laga.

PS Tira sebenarnya sudah diperkuat oleh pemain terbaiknya. Kapten Manahati Lestusen, yang sebelumnya absen memperkuat lini tengah The Young Warriors -julukan PS Tira. Sejumlah peluang emas pun gagal dikonversi menjadi gol berkat kepiawaiam kiper Mitra Kukar, Gerri Martin.

Berkali-kali penjaga gawang Naga Mekes -julukan Mitra Kukar melakukan penyelamatan gemilang. Tendangan bebas Gostavo Lopez, menyasar ke tiang jauh pun berhasil digagalkan kiper yang pernah memperkuat Persiba Balikpapan itu.

Dengan raihan hasil seri tersebut, Nil Maizar justru menyebut ada progres baik pada timnya, dibandingkan dengan laga sebelumnya melawan Sriwijaya FC. Apalagi, persiapan Nil Maizar untuk menghadapi Mitra Kukar terbilang singkat. “Saya cuma punya waktu dua hari untuk bersama tim. Tapi saya lihat mereka bermain bola dengan baik,” katanya.

Sementara itu Gerri yang tampil gemilang pada pertandingan tersebut mengaku banyak mengamati tendangan penalti dari para pemain. Dia mengatakan tidak ada persiapan khusus dalam menghadapi laga melawan PS Tira. “Saya sedikit insting menebak arah tendangan Rakic. Saya apresiasi teman-teman sudah bekerja keras,” katanya.

Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges mengatakan laga tandang ini merupakan laga yang cukup sulit. Apalagi, tim tuan rumah bermain dengan agresif. Dia pun mengaku cukup beruntung timnya tidak kebobolan dan cara bertahan skuadnya cukup baik.”Kami juga punya peluang emas, namun sayang tidak bisa terjadi gol. Harus diakui ini laga sulit dan pemain sudah kerja keras,” katanya.

Atas hasil ini kedua tim belum mampu beranjak di papan bawah klasemen sementara. PS Tira masih berada di zona degradasi tepatnya di peringkat 16 dengan 17 poin. Sementara Mitra Kukar dua tingkat lebih baik di posisi 14 dengan poin yang sama namun menang selisih gol. (bhn/din/fn)