JOGJA- Kemenangan PSIM Jogja atas Persigo Semeru FC di Stadion Semeru, Lumajang Senin (9/7) harus dibayar mahal. Dua pemain Laskar Mataram- julukan PSIM Jogja M Arifin dan Ismail Haris mengalami cedera pada pertandingan tersebut.

Kondisi ini pantas dimaklumi. Sebab, dalam laga yang berakhir 1-0 untuk PSIM Jogja tersebut berlangsung keras. Pada menit 87 Haris harus ditandu ke luar lapangan. Dua menit sesudahnya posisi Haris digantikan Wawan Sama.

Sementara M Arifin, sempat mendapatkan perawatan dari tim medis, setelah terjatuh akibat berbenturan dengan pemain lawan. Namun, beruntung, pemain yang menempati posisi bek tengah tersebut bisa melanjutkan pertandingan. “Kondisi keduanya masih kami pantau,” tutur asisten pelatih PSIM Ananto Nurhani usai tiba di Wisma PSIM, Baciro, Selasa pagi (10/7).

Ananto berharap cedera yang dialami kedua pemain tersebut tidak parah sehingga bisa kembali fit untuk bermain memperkuat tim pada pekan kedelapan nanti. Sabtu (14/7) mendatang, PSIM bakal menantang tamunya Persiwa Wamena di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul. “Karena keduanya termasuk pemain penting bagi kami,” imbuh dia.

Cederanya Haris dan Arifin tentunya sebuah pukulan bagi Mataram Knight. Sebab secara komposisi, PSIM memiliki stok menipis di posisi tersebut. Di bench, PSIM hanya menyisakan nama M Choirul Amri. Sementara di posisi bek tengah ada nama Nanda Bagus. Opsi lain, untuk mengisi kekosongan striker, Supriyadi bisa dijadikan penyerang tengah. (bhn/din/fn)