GUNUNGKIDUL – Warga Desa Karangasem, Ponjong menunaikan janjinya. Seperti yang mereka ucapkan di depan Presiden Joko Widodo saat peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia. Itu terbukti dengan keseriusan mereka menjaga sekaligus merawat ribuan pepohonan yang ditanam secara masal pada akhir tahun lalu. Terbaru, mereka didampingi Yayasan Pendidikan Mahisa Magni membangun instalasi pompa air. Agar kebutuhan suplai air ribuan bibit pohon itu selalu tercukupi. Nah, instalasi pompa air Luweng Jomblang Lor ini diresmikan Selasa (10/7).

”Peresmian ini merupakan rangkaian dari acara menanam pohon masal yang dihadiri Presiden Joko Widodo akhir tahun lalu,” jelas Pembina Yayasan Pendidikan Mahisa Agni Wahyu Purwanto di sela peresemian. Peresmian instalasi pompa air ditandai dengan pecah kendi. Ikut menghadiri jajaran muspika Ponjong dan perangkat desa Karangasem.

Purwanto berharap masyarakat memanfaatkan pompa air ini. Terutama untuk merawat dan menjaga pepohonan. Agar harapan Bumi Handayani menjadi ijo royo-royo dapat terwujud.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga dan semua pihak yang turut serta menyukseskan program penanaman pohon. Mari kita jaga dan pelihara secara bersama-sama,” ucap bekas rektor Universitas Gunungkidul (UGK) itu.
Pembina LPK Mahisa Agni Iwan Busro mengatakan, Yayasan Pendidikan Mahisa Agni tidak hanya bergerak dalam bidang pendidikan. Lebih dari itu, juga menjangkau sejumlah aspek. Termasuk di antaranya lingkungan. Dari itu, yayasan rutin memantau kondisi ribuan pepohonan yang belum genap setahun tersebut.

“Kami bersyukur sebagian besar bibit pohon yang ditanam tumbuh subur,” ujar Iwan menyampaikan bahwa warga sekitar juga dapat memanfaatkan pompa air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Desa Karangasem Maryanto apresiatif dengan pemilihan wilayahnya sebagai lokasi penanaman ribuan pohon. Terlebih saat itu dihadiri presiden. Juga, kepedulian Yayasan Pendidikan Mahisa Magni.

”Semoga bermanfaat untuk warga masyarakat,” harapnya. (gun/zam/fn)