SLEMAN – Mendorong peran, inovasi, dan kepeloporan pemuda Sleman, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman menggelar kompetisi Pemilihan Pemuda Pelopor 2018. Dilaksanakan 24-25 Juli 2018.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman Agung Armawanta mengatakan program tersebut perlu direkonstruksi penguatannya. ‘’Berkaitan dengan minimnya inovasi pemuda. Pemuda sebaiknya didorong agar suka melakukan inovasi,” kata Agung.

Pihaknya akan membantu menghadirkan ide menjadi sebuah karya. Dispora akan menerapkan model inkubator sehingga gagasan murni dapat diaplikasikan. “Setelah gagasan diaplikasikan, kepeloporan dimulai,” jelasnya.

Konsep inkubator, pemuda didorong mewujudkan gagasan walau hanya gambaran kasar. Diharapkan dapat menular ke pemuda lain mulai melakukan inovasi.

“Menularkan semangat berinovasi ini yang disebut sebagai pelopor,” kata Agung.

Hasil inovasi pemuda tersebut akan diikutkan kompetisi. Mulai tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. “Saya berharap akan banyak inovasi dan kepeloporan muncul di Sleman,” kata Agung.

Pendaftaran Pemuda Pelopor 2018 dibuka 2-20 Juli 2018. Ada lima kategori inovasi. Mulai pangan, pendidikan, teknologi, pengelolaan sumber daya alam, sosial budaya pariwisata dan bela negara.

Pada kategori pangan, tidak hanya sekadar menanam. Namun mengolah dan menularkan ke ranah ekonomi kreatif. “Sehingga dapat menciptakan budaya masyarakat produktif,” kata Agung. (har/iwa/fn)