SLEMAN – Kemenangan telak 4-1 PSS Sleman atas Periba Balikpapan, di Stadion Batakan Kamis (5/7) lalu, diyakini mendongkrak kepercayaan diri para pemain. Namun Pelatih Seto Nurdiyantara mengingatkan kepada para pemainnya untuk tidak cepat berpuas diri, mengingat masih akan menjalani ujian selanjutnya melawan Kalteng Putra di Stadion Tuah Pohae, besok (10/7).

“Kami sudah antisipasi over confidance para pemain. Saya sudah ingatkan bahwa target yang dicapai masih cukup jauh,” kata Seto. Ia menyadari perjalanan Green Falcon masih panjang, sehingga ia meminta kepada Hisyam Tolle dkk untuk tidak cepat puas.

Sisi baik kemenangan atas Persiba Balikpapan, lanjutnya, memang membuat mental psikis pemainnya mulai tumbuh. Namun dia tidak ingin pemainnya terlalu percaya diri, sehingga meremehkan Kalteng Putra yang secara posisi klasemennya di bawah PSS.

Menurut Seto, setelah menjalani libur cukup panjang dan menghadapi masa berat sebelum Lebaran, membuat mental pemain sempat mengalami penurunan. Setelah laga terakhir melawan Kalteng Putra, diharapkan kondisi mental pemain cukup baik.

“Mari nikmati pertandingan ke pertandingan, fokus penuh pada laga melawan Kalteng Putra,” kata pelatih yang telah mengantongi lisensi A AFC ini. PSS Sleman memang patut mewaspadai kekuatan Kalteng Putra. Di laga sebelumnya Kalteng Putra sukses mengandaskan tamunya Persegres Gresik 2-0.

Seto mengisyaratkan bakal menurunkan komposisi yang sama seperti laga lawan Persiba Balikapapan lalu, meski ada beberapa komposisi yang sedikit diubah. “Mungkin kalau ada perubahan tidak begitu banyak, tergantung straeginya nanti,” katanya.

Kalaupun mungkin ada perubahan, sambungnya, akan terjadi pada satu atau dua pemain saja. Sebagai catatan, saat laga terakhir, Seto Nurdiyantara mengoptimalkan dua penyerang sayapnya, Rifal Lastori dan Slamet Budiono, dengan memainkan skema 4-3-3.

Melihat efektivitas permainan sayap, bukan tidak mungkin skema itu tetap dipertahankan Seto untuk menghadapi Kalteng Putra. Seto pun mengaku hal tersebut bakal menjadi evaluasinya jelang laga lawan Kalteng Putra, bukan hanya sektor sayap namun juga serangan melalui tengah yaang juga sama tajamnya. “Kamin hanya punya stiker itu, saya tidak bisa pilih yang lain. Kami selalu motivasi Tambun juga karena I Made Wirahadi saat ini masih cedera,” ujarnya. (bhn/laz/fn)