SLEMAN- PSS Sleman semakin percaya diri melanjutkan tour away Kalimantan. Itu usai menekuk tuan rumah Persiba Balikpapan 4-1 di Stadion Batakan, Kamis (6/7). Nah, di laga selanjutnya menghadapi Kalteng Putra FC di Stadion Tuah Pahoe, pada Selasa (10/7) mendatang, Seto kembali menargetkan curi poin.”Kami optimistis bisa mencuri pin lagi,’’ ujatnya, Jumat (6/7).

Ya, melawan Kalteng Putra FC, Seto dituntut untuk bisa mengulang sukses manis seperti saat menggulung tuan rumah Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Kamis (5/7) lalu. Namun, hal tersebut bukan perkara mudah. Karena PSS Sleman praktis hanya memiliki waktu sekitar empat hari untuk mempersiapkan skuadnya. ”Bisa jadi kami akan lakukan perubahan komposisi pada dua pemain, karena persoalan fisik,” kata Seto.

Rotasi pemain, menjadi salah satu cara untuk menghindari kelelahan pemain. Apalagi pemain veteran Syamsul Haeruddin tampak sudah pulih dari cedera. Syamsul, bahkan t sudah dimainkan pada laga terakhir melawan Persiba Balikpapan. Ketika itu, Syamsul masuk menggantikan Dave Mustaaine di sisa 20 menit babak kedua. ”Untuk Syamsul kemungkinan bisa main dari awal atau di babak kedua. Kita lihat kondisi para pemain gelandang bertahan kami,” jelasnya.

Seto dipastikan akan memaksimalkan 18 pemain yang dibawa dalam laga tour Kalimantan. Melawang Kalteng Putra FC, besar kemungkinan Seto tetap akan mempertahan skema the winning teamnya seperti dipertandingan terakhir. Ketika itu, Seto justru bermain dengan pola menyerang 4-3-3 di kandang tim Beruang Madu (julukan Persiba Balikpapan).

Dengan pola 4-3-3, justru peran dari Slamet Budiono dan Rifal Lastori menjadi maksimal. Kedua pemain tersebut mencetak gol dilaga tersebut. Yang cukup menonjol adalah Budiono, yang berhasil mencetak brace dalam laga tersebut. ”Terakit skema yang akan kita lihat lawan yang kita hadapi,” jelasnya. (bhn/din/mg1)