GUNUNGKIDUL – Di antara persyaratan menjadi calon legislatif (caleg) adalah sehat jasmani dan rohani. Untuk memastikannya, bakal calon legislatif (bacaleg) harus menjalani serangkaian tes kesehatan di RSUD Wonosari.

Ketua tim pemeriksaan tes kesehatan caleg Ida Rochmawati mengatakan, pemeriksaan kesehatan hasil akhirnya berupa surat keterangan sehat jasmani maupun rohani. Itu sebagai syarat mencalonkan diri sebagai caleg.

“Tesnya meliputi wawancara, MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory), dan tes urine untuk bebas narkoba,” katanya Jumat (6/7).

MMPI adalah tes psikologi yang digunakan untuk proses diagnosa gangguan jiwa.Seperti gangguan antisosial, seksual, depresi, hingga kebohongan. Untuk tes kesehatan jiwa diawali dengan wawancara. Itu bertujuan untuk menilai status psikiatri dan fungsi kognitif.

“Untuk menilai personality dan kapasitas diri. Hasilnya berupa surat keterangan sehat jiwa dan bebas napza,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Pelayanan Medis RSUD Wonosari Asih Yuliani mengatakan, pemeriksaan kesehatan caleg dibuka sejak 30 Mei hingga 17 Juli 2018. Hingga kemarin ada lima partai politik (parpol) yang telah melakukan tes kesehatan. Yakni, PDIP sebanyak 43 bacaleg, Partai Demokrat 30 bacaleg, Partai Golkar 25 bacaleg, PAN 45 bacaleg, dan Partai Perindo 15 bacaleg.

“Sejauh ini hasil pemeriksaan semua dinyatakan lulus tes,” katanya.

Pada bagian lain, Sekretaris DPD PAN Gunungkidul Anwarudin mengatakan, kemarin merupakan jadwal pemeriksaan tes kesehatan bagi bacaleg PAN. Tes ini dilakukan secara kolektif.

“Namun untuk caleg incumbent sudah melakukan tes lebih dulu,” kata Anwarudin.

Dia berkeyakinan, seluruh bacaleg lulus tes kesehatan. Dengan begitu, jika surat kerterangan sehat sudah di tangan proses tinggal menunggu daftar ke KPU. (gun/zam/mg1)