JOGJA-Krisis pemain yang menimpa PSS Sleman tidak berpengaruh pada performa tim. Buktinya, Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman berhasil menang meyakinkan dengan skor 4-1. Tampil di hadapan ribuan pendukung tuan rumah Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, anak-anak Sleman justru bermain lepas dan unggul di semua lini, Kamis (5/7).

Gelandang serang Slamet Budiono, menjadi bintang lapangan pada pertandingan ini. Dia mencetak brace bagi PSS Sleman. Gol pertama Budigol, dicetak menit 58 melalui aksi memukau. Menyisir dari sisi kiri eks pemain Sriwijaya FC ini berhasil melewati bek kanan tuan rumah, Eri Susilo dilanjut dengan solo run. Sepakan datar Budi, berhasil mengecoh kiper Fajar Setya, memperbesar keunggulan PSSI menjadi 3-1.

Sementara gol kedua Budi di pertandingan ini terjadi di menit 66. Serangan balik dirancang oleh Adi Nugroho, Rifal Lastori berakhir pada penyelesaian akhir Budi. Gol keempat bagi Green Falcon, membenamkan tim Beruang Madu hingga peluit akhir dibunyikan.

Sebelum aksi memukau dari Budi, dua gol PSS Sleman hadir dari kaki Bagus Nirwanto pada awal laga dan Rifal Lastori di menit 32. Gol Bagus di menit 7 lahir memanfaatkan bola muntah tendang bebas Dave Mustaine yang membentur tiang gawang.

Tuan rumah, sebenarnya sempat menyamakan kedudukan melalui kaki Siswanto di menit ke 26. Namun, berselang enam menit, Lastori berhasil membalas dengan gol cantik, lewat sepakan keras meluncur ke tiang jauh.

Dengan tambahan tiga poin, PSS Sleman berada di posisi kedua klasemen Wilyah Timur Liga 2 dengan nilai 13 di bawah Madura FC. Di saat yang sama, Madura FC menang atas Semeru FC Lumajang.

Laga kemarin, juga menjadi penanda pulihnya gelandang veteran PSS Sleman, Syamsul Haeruddin, yang sempat diragukan bisa tampil pasca mengalami cedera. Syamsul, bermain dari bench meggantikan Dave Mustaine di menit 70.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan raihan tiga angka merupakan kerja keras dari pemain. Dia mengapresiasi kerja keras anak asuhnya walau masih ada yang perlu dievaluasi. Eveluasi ini penting demi mengejar target raihan poin selanjutnya di kandang Kalteng Putra.

Mesti menang meyakinkan, Seto menganggap, laga kemarin bukanlah laga yang mudah. Apalagi, setelah menjalani masa libur yang cukup lama, pemain masih harus menyesuaikan dengan skema 4-3-3 yang diterapkan. “Ada perubahan di skema. Karena saya tim menekan sejak awal pertandingan. Dan ternyata mereka mampu mengatasi. Ini modal bagus,” kata Seto. (bhn/din/mg1)