SLEMAN – PSS Sleman harus menghadapi ujian pertama dalam tour Kalimantan, dengan bertandang ke Stadion Batakan, markas dari Persiba Balikpapan hari ini (5/7). Meskipun laga tandang, asa tinggi diusung anak-anak Sleman.

Mereka menargetkan poin penuh. Laga ini digaransi akan berlangsung seru. Terlebih tuan rumah berambisi untuk bisa menjauh dari zona degradasi. Setelah laga hari ini Super Elja ditunggu klub asal Kalimantan lainnya, Kalteng Putra, Selasa (10/7) mendatang.

Persoalan krusial yang dialami oleh PSS Sleman adalah absennya sejumlah pemain kunci. Pemain senior yang kerap menjadi tumpuan di lini tengah PSS Sleman, Syamsul Chaerudin kondisinya masih diragukan. Belum lagi sejumlah pemain kunci seperti Ilham Irhaz, I Made Wirahadi harus menepi menjalani perawatan. Sedangkan striker Cristian Gonzales masih belum dapat dimainkan.

”Memang kami tidak punya banyak pilihan. Tapi siapa pun pemain yang turun harus siap fight untuk hasil maksimal,” kata pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara dihubungi Rabu (4/7).

Dalam setiap laga tandang, Seto menegaskan timnya harus bisa mencuri poin. Namun diakui Seto, dengan melihat kondisi skuadnya saat ini, melakoni dua laga tandang kali ini tidaklah mudah. Dia pun berharap, mental pemain yang mampu lepas dari fase buruk sebelum Lebaran, dapat diterapkan dalam menghadapi dua laga tersebut.

Sedangkan terkait Syamsul, meski sudah mengikuti sesi latihan terakhir sebelum bertolak ke Kalimantan, Seto belum bisa memastikan, apakah mantan kapten PSM Makasar tersebut sudah bisa merumput dari babak pertama. Kondisi Syamsul sendiri, sejauh ini belum benar-benar fit 100 persen. ”Syamsul tetap dibawa, namun kami terus pantau kondisinya,” jelasnya.

Melawan Persiba Balikpapan, Hisyam Tolle dkk harus mampu bermain lepas seperti pada laga persahabatan sebelumnya. Ketika itu, Super Elja berhasil menjungkalkan Tim Beruang Madu, julukan Persiba Balikpapan dengan skor tipis 3-2.

Hanya saja, Seto mengatakan laga persahabatan tidak bisa dijadikan patokan dalam menjalani laga hari ini. Dia hanya meminta kepada kepada skuad agar bermain lepas tanpa beban, guna meladeni permainan cepat dari Persiba.

”Apalagi mereka punya motivasi untuk bisa bersaing di papan atas,” jelasnya.

Pelatih Persiba Balikpapan Wanderley Junior menargetkan poin penuh kepada anak asuhnya, guna bersaing memperebutkan tiket kembali ke kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia. Untuk bisa meraih poin penuh pada laga nanti, diakui olehnya tidaklah mudah. ”PSS adalah tim yang solid. Meski tidak ada Gonzales, penyerang meraka cukup berbahaya,” jelasnya.

Persiba Balikpapan sendiri bukan tanpa masalah. Bek andalan mereka, Sunni Hizbullah mengalami cedera ketika melakoni laga uji coba bersama tim lokal. Kehilangan Sunni, setidaknya bisa menjadi celah bagi Rifal Lastori cs, untuk mendulang gol. (bhn/din/mg1)