SLEMAN – Musisi sekaligus komposer legendaris Yanni Santorini akan tampil live dalam Prambanan Orchestra, 20 Oktober mendatang. Pria asal Yunani ini akan menghibur penikmat musik di kompleks cagar budaya Candi Prambanan.
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Edy Setijono menjelaskan, dipilihnya Yanni juga bukan tanpa alasan. Sebab, penggemarnya tak hanya dari Indonesia saja namun juga luar negeri. “Hadirnya Yanni ini kami harapkan bisa memperkenalkan pariwisata di Indonesia khususnya Prambanan ke kancah internasional,” ujarnya Selasa (3/7).

Pagelaran musik yang dipromotori oleh PT TWC dan Rajawali Indonesia Communication ini akan menyuguhkan paduan megah Candi Prambanan dengan musisi internasional yang dikemas dalam sajian musik live orchestra. “Para penonton nantinya akan menikmati indahnya karya-karya terbaik Yanni dalam album Live at the Acropolis yang pertama kali diperkenalkan pada 1 Maret 1994 silam di The Acropolis of Athens,” jelas Edy.
CEO Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi menceritakan, pihaknya butuh waktu sekitar empat bulan untuk menyakinkan managemen Yanni agar mau tampil pada event tersebut. Ia menyebutkan seperti mimpi jadi kenyataan bisa menghadirkan Yanni di pagelaran musik ini.”Yang jadi patokan saya dulu pernah dapat info Yanni ingin manggung di Borobudur, begitu saya tawarkan kalau Prambanan juga menjadi salah satu warisan dunia yang tidak kalah megah dengan Borobudur, berunding, dan akhirnya sepakat,” ungkap Anas sore itu.

Anas menyebutkan Yanni akan membawa 60 musisi dari berbagai negara dalam penampilan live orchestra-nya nanti. Berbagai macam alat musik etnis juga akan dibawa dalam konser tersebut. Yanni akan memainkan berbagai genre musik mulai dari pop, rock, jazz, dsb. “Entah kejutan apa nanti yang dibawa Yanni di atas panggung kami tidak bisa memperkirakan,” imbuh Anas.
Menurutnya, Yanni sangat antusias dalam mempersiapkan konser tersebut. Bahkan untuk desain panggung pun Yanni ikut turun tangan merevisi agar megahnya Candi Prambanan tetap bisa terlihat pada konsernya.
Pada tanggal 15 Juli mendatang, tiket akan dijual secara regular dengan harga Silver Rp 1 juta, Gold Rp 2 juta, Platinum Rp 3 juta, dan Diamond Rp 6 juta. Harga tiket tersebut sudah termasuk pajak, fee admin, dan tiket masuk Candi Prambanan. (ita/din/mg1)