GUNUNGKIDUL – Dompet aparatur sipil negera (ASN) bakal segera penuh lagi. Itu seiring dengan rencana pencairan gaji ke-13. Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul Putro Sapto Wahyono mengungkapkan, gaji ke-13 rencananya bakal dicairkan pekan ini. Sesuai dengan rencana semula.

”Rencana awal diberikan 6 Juli,” jelas Putro saat dihubungi, Rabu (4/7).

Seperti tunjangan hari raya (THR) beberapa waktu lalu, besaran anggaran yang harus dikeluarkan pemkab untuk gaji ke-13 juga tak kalah besar. Mencapai Rp 36 miliar. Putro menyebut anggaran tersebut digelontorkan untuk 8.581 ASN di lingkungan pemkab. Setiap ASN tidak hanya menerima gaji pokok. Melainkan juga dengan tunjangan. ”Seperti tunjangan keluarga,” ucapnya.

Menurutnya, pemberian gaji ke-13 mengacu Peraturan Pemerintah No. 18/2018 dan Peraturan Menteri Keuangan No. 52/PMK.05/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah No. 19/2016 tentang Pemberian Gaji, Pensiun atau Tunjangan ke-13 kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan. Sesuai intruksi kementerian keuangan, pencairan gaji ke-13 maksimal minggu kedua bulan Juli.

Bupati Gunungkidul Badingah meminta seluruh ASN di lingkungan pemkab meningkatkan kualitas kinerjanya. Agar masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Seiring dengan peningkatan kesejahteraan mereka. ”Gaji ke-13 juga harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono menilai, tingkat kedisplinan ASN belakangan ini terus membaik. Salah satu indikatornya adalah minimnya ASN yang absen saat masuk pertama usai cuti bersama Lebaran. ”Tingkat kehadirannya usai cuti bersama di angka 98 hingga 99 persen,” sebutnya. (gun/zam/mg1)