SLEMAN – Upaya mengenalkan potensi wisata Sleman di kancah internasional terus dilakukan. Dinas Pariwisata (Dinpar) Sleman berupaya agar target 400 ribu wisatawan mancanegara (Wisman) yang dicanangkan Presiden Jokowi pada 2019 terealisasi.

Dinpar Sleman menyiapkan dua agenda sebagai rujukan wisata. “Pada 28-29 Juli 2018 akan ada Sleman Temple Run dan Sleman Night Cooking Festival 2018,” kata Kepala Dinpar Sleman Sudarningsih Rabu (4/7).

Dikatakan, Sleman terkenal sebagai Kabupaten Seribu Candi. Rute yang dibuat melewati beberapa situs- candi seperti Banyunibo, Barong, Sojiwan, Miri, Ijo dan Situs Arca Gupala.

Sleman Temple Run merupakan gelaran kali keempat. Start dari Candi Banyunibo. Tahun lalu start dari Tebing Breksi. “Diharapkan tahun depan masuk 100 daftar destinasi wisata internasional,” harap Sudarningsih.

Lomba tersebut terbagi dua kategori, 25K dan 13K. Peserta melewati tanjakan mencapai 1.080 meter untuk 25K, dan 540 meter untuk 13K. Peserta berasal dari Malaysia, Singapura, Australia, Amerika dan Kenya.

“Harapannya, peserta membawa serta keluarganya untuk berkunjung. Agar Sleman makin terkenal,” kata Sudarningsih.

Panitia dari Komunitas Trail Runner Jogja Ramdhan Krisnawan Hartanto mengatakan target peserta Sleman Temple Run sebanyak 600 orang. “Terakhir sudah ada 515 peserta mendaftar,” jelas Wawan, sapaan Ramdhan.

Pihaknya masih membuka slot pendaftaran hingga H-15. “Bisa mendaftar lewat www.slemantemplerun.com,” jelasnya.

Sedangkan Sleman Night Cooking Festival digelar di Candi Banyunibo. Menurut ketua panitia Agung lomba ini terbuka untuk umum.

“Ada tiga kategori yang dilombakan saat penyisihan. Yakni umum, pelajar, dan hotel/cafe,” kata Agung. Nantinya dipilih 10 tim terbaik untuk maju ke babak final. Sudah ada 76 tim masak yang mendaftar dari target 90 tim. “Pendaftaran masih dibuka hingga 16 Juli 2018,” kata Agung. (har/iwa/mg1)