PURWOREJO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
Kabupaten Purworejo menyita 184 botol minuman keras berbagai merek dari dua tempat karaoke ilegal, Senin malam (2/7). Padahal, salah satu tempat karaoke ini bahkan pernah dikenai denda cukup besar dalam kasus yang sama.

Kepala Satpol PP Purworejo Budi Wibowo mengatakan, dua lokasi operasi adalah Karaoke Batoh di Kecamatan Bayan dan Karaoke Niten di Desa Cengkawakrejo Kecamatan Banyuurip. Jumlah siataan terbanyak ada di Karaoke Niten, yakni 115 botol. Terdiri dari 55 botol jenis ciu, 22 vodka, 32 anggur merah, dan 6 bir bintang. Sementara di Batoh, disita dua botol vodka, 67 anggur merah dan 30 bir kuda putih. “Pemilik akan kami ajukan ke sidang di Pengadilan Negeri pada 4 Juli. Terhadap mereka akan dikenakan tiga perda, Perda Miras, Perda K3 dan Perda Karaoke.,” jelas Budi Wibowo, Selasa (3/7).

Menurutnya, Karaoke Niten di Cengkawakrejo memang sangat rapi saat beroperasi. Mereka memanfaatkan rumah biasa untuk usahanya. Karena itu, pihaknya sempat kerepoten untuk mengungkapnya.

“Kami harus mengirimkan petugas khusus untuk menyamar,’’ tambahnya.

Dijelaskannya hingga saat ini di Purworejo tercatat ada 7 tempat karaoke yang semuanya belum mengantongi izin resmi. Karena itu, dia menyayangkan para pengelola tidak pernah jera walaupun dilakukan operasi secara rutin. (udi/din/mg1)