KULONPROGO – Maryati, 50, warga Dukuh Cekelan, Karangsari, Pengasih, Kulonprogo jatuh ke dalam sumur sedalam 15 meter, di belakang rumahnya, Selasa (3/7).

Beruntung, korban berhasil diselamatkan Tim SAR, dan dilarikn ke RSUD Wates Kulonprogo.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kronologis kejadian bermula ketika korban tengah menimba air di sumur miliknya yang berada di dalam rumah. Namun, tali timba yang terbuat dari ban bekas ini meleset dan tidak bisa dipakai untuk menaikkan air.

“Korban berusaha memperbaiki dengan cara naik ke bibir sumur, dengan masih mengenakan sandal jepit. Karena licin, korban jatuh ke dalam sumur. Saya mendengar teriakan dan lari ke rumahnya, saya temukan korban suda ada di dalam sumur,” kata adik korban Rochemiyati.

Dijelaskan, begitu melihat kakaknya terjebak di dalam sumur, dia langsung meminta tolong kepada tetangga terdekat untuk membantu menaikkan korban. Namun kondisi sumur yang sangat dalam menjadikan proses evakuasi tidak mudah.

Insidan tersebut akhirnya dilaporkan ke polisi, Tim SAR dan para relawan berdatangan. Hingga akhirnya korban diangkat menggunakan tali dan peralatan yang dimiliki oleh Tim SAR. “Setengah jam lebih korban berada di dalam sumur,” ucap saksi lainnya, Ahmad Basori.

Kapolsek Pengasih Kompol Salim memastikan, kasus tersebut murni kecelakaan. Korban jatuh ke dalam sumur karena terpeleset ketika hendak memperbaiki kerekan timba yang lepas. Hal itu diperkuat dari keterangan sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian. (tom/ila)